28 August 2014

Renungan Hari Kamis 28 Agustus 2014

Renungan Hari Kamis 28 Agustus 2014, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Kamis 28 Agustus 2014


Berjaga-jaga


    "Hirup katungkul ku pati, paes tebu nyaho dimangsa" (hidup ini ada di bawah bayang-bayang dan berujung pada kematian, namun saat ajal tiba tak seorang pun menduganya). Pepatah dalam bahasa Sunda tersebut mengajak kita untuk selalu berjaga-jaga dalam menghadapi segala sesuatu. Hal-hal baik atau buruk tidak dapat diduga, tetapi harus siap menghadapi segala kemungkinan yang datang.

    Dalam Injil hari ini, Injil Matius menceritakan tebtang kedatangan Mesias di akhir zaman, namun kapan waktu yang tepat tidak pernah diberitakan. Dia datang pada saat yang tidak diduga, seperti seorang pencuri. Kedatangannya mungkin saja saat kita sedang tidak siap atau lengah, dapat pula saat kita siap.

    Apa yang harus dilakukan untuk selalu siap menyambut kedatangan-Nya? Kita harus sadar bahwa tugas dan perutusan dalam hidup ini adalah suatu bentuk kepercayaan yang diberikan Allah. Yesus mengajak agar setia dan bijaksana dalam menjalankan tugas kita. Kesetiaan yang dituntutbukan soal besar atau kecil tugas yang diterima, bukan soal penting atau tidak peran dalam masyarakat, namun yang terpenting adalah setia dalam tugas dan tanggung jawab.

    Kesetiaan menjadi salah satu cara atau kunci untuk selalu berjaga-jaga dalam menyambut kedatangan-Nya. Setia dalam tugas, setia dalam doa, setia ke Gereja, setia dalam menjalankan perintah dan ajaran Tuhan dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan. Sudahkah kita menunjukkan sikap setia untuk selalu berjaga-jaga dan mnaati segala tanggung jawab?

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon