27 August 2014

Renungan Hari Rabu 27 Agustus 2014

Renungan Hari Rabu 27 Agustus 2014, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Rabu 27 Agustus 2014


Menjadi Beriman Berarti Mampu dan Mau untuk Bertindak


     Yesus adalah pribadi yang sungguh murah hati. Kemurahan hati Yesus kembali tampak di kota Nain, Galilea. Mari kita lihat ayat 12-13. Dikisahkan ada usungan orang mati. Orang mati tersebut adalah anak laki-laki semata wayang seorang ibu yang sudah janda. Yesus tergerak hati, dan mengatakan kepada ibu itu untuk jangan menangis.

     Tindakan seorang janda yang menyerahkan anak laki-lakinya kepada Yesus untuk dibangkitkan adalah tindakan yang muncul dari imannya. Tindakan pertama adalah penyerahan diri atas kemahakuasaan Allah, dan tindakan kemudian adalah puji-pujian kepada Allah. Dalam peristiwa bersama Allah, penyerahan dan pujian adalah tindakan yang sama. Dalam penyerahan terkandung suatu pujian dan dalam pujian termuat sikap penyerahan. Ketakutan yang dialami banyak orang saat kebangkitan pemuda Nain itu berakhir dalam bentuk pujian kepada Allah. Itulah tindakan yang menggambarkan iman.

     Santa Monika yang kita rayakan pada hari ini telah juga membuktikan tindakan iman. Lewat penyerahan yang radikal kepada Allah, ia mendapatkan suatu karunia kehidupan kekal bersama Allah. Santa Monika pernah berkata, "Yang kuminta kepada kalian hanyalah supaya kalian memperingati aku di altar Tuhan di mana saja kalian berada."  Perkataan Santa Monika dapat kita hidupi, yaitu saling mengingatkan arah dan tujuan kebersamaan umat beriman dalam menempuh altar hidupnya, agar mampu bertindak dalam iman.

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon