26 August 2014

Renungan Hari Selasa 26 Agustus 2014

Renungan Hari Selasa 26 Agustus 2014

Menjaga Kebersihan Hati dan Pikiran


Dalam sebuah acara diskusi tentang politik di sebuah televisi, sang pembawa acara bertanya kepada bintang tamunya, "Apakah bapak tidak takut terjun ke dalam dunia politik yang katanya penuh dengan hal-hal yang tidak baik seperti korupsi, suap-menyuap dan yang lain-lainnya?" Sang bintang tamu tersebut kemudian menjawwab, "saya tidak takut masuk ke dalam dunia politik karena saya punya prinsip bahwa kalau sejak awal saya tidak punya pikiran untuk korupsi, maka pastilah saya tidak akan korupsi. Menurut saya, orang-orang yang terjun ke dunia politik lalu korupsi karena sejak awal mereka sudah punya pikiran dan niat untuk korupsi".

Saudara-saudari yang terkasih, hati dan pikiran kita dapat mempengaruhi sikap kita. Seperti kisah di atas apabila hati dan pikiran kita penuh dengan rasa benci, maka sikap kita pasti akan cenderung untuk memusuhi orang lain. Sebaliknya jika hati danpikiran kita dipenuhi kasih, maka dalam hidup sehari-hari kita akan menunjukkan sikap saling mengasihi. Ingat hati dan pikiran kita dapat  mempengaruhi sikap dan tindakan kita.

Yesus dalam bacaan Injil hari ini, menekankan betapa pentingnya memiliki hati dan pikiran yang bersih dari hal-hal yang tidak baik agar tindakan kita juga baik dan tidak merugikan orang lain. Lalu bagaimana hal itu dilakukan? Hal ini bisa dilakukan dengan membatinkan hal-hal yang baik ke dalam diri kita. Misalnya menanamkan sikap jujur ke dalam pikiran dan hati kita, sehngga supaya dalam bertindak kita selalu mengutamakan kejujuran.

Saudara-saudari yang terkasih mari kita membersihkan hati dan pikiran kita dari hal-hal yang tidak baik. Kemudian mari kita isi hati dan pikiran kita dengan hal-hal yang baik sehingga sikap dan perilaku kita menjadi semakin baik dari hari ke hari. Tuhan memberkati kita. Amin.

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon