11 September 2014

Renungan Hari Kamis 11 September 2014

Renungan Hari Kamis 11 September 2014, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Kamis 11 September 2014


Sesama


Manusia hadir dalam dunia dan berelasi dengan yang lain. Kehadiran adalah cara berada yang khas dari manusia. Manusia tidak pernah hadir seorang diri tetapi selalu terarah kepada yang lain dan terbuka terhadap yang lain. Maka peristiwa perjumpaan menjadi kunci untuk berelasi.

Bapak, ibu, saudara-saudari yang terkasih, Injil hari ini mengajak kita untuk mengasihi sesama kita. Sebab sesama adalah rahmat. Sesama telah diciptakan oleh Tuhan sebagai pribadi yang lian bukan seperti diri kita. Maka hal yang bisa kita lakukan adalah menghormati, menghargai dan sampai pada mencintai. hakikat dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri dan bukan seperti yang kita inginkan. Cinta itu membebaskan bukan mengekang. Dalam cinta seharusnya tidak ada pemanfaatan, tetapi rasa hormat yang tinggi.

Seorang filsuf bernama Emmanuel Levinas berkata: "Orang lain adalah wajah polos yang dapat merobohkan keangkuhanku". Wajah yang dimaksud sebagai wajah polos oleh Levinas tertemukan dalam wajah-wajah orang yang lapar, orang miskin, pengemis dan lain sebagainya. Wajah itu sesungguhnyamengundang kita untuk melakukan tindakan cinta. Melalui tindakan itu, kelak kita akan menemukan atau sampai kepada sesosok wajah yakni wajah Allah. Dengan kata lain, wajah Allah tertemukan dalam diri sesama. Mari kita saling mengasihi sesama sebagai pribadi yang lain yang tidak pernah bisa kita kuasai dan melakukan tindakan cinta kepada mereka.

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon