19 September 2014

Renungan Hari Minggu 21 September 2014

Renungan Hari Minggu 21 September 2014, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Minggu 21 September 2014


Hidup dalam Kemurahan


    Saudara-saudari yang terkasih, pasti Anda pernah membantu atau menolong orang.  Membantu bisa dalam bentuk uang entah untuk makan, sekolah, kesehatan atau untuk keperluan yang lain. Membantu bisa juga dalam bentuk tenaga menuntun atau memapah orang sakit, mengangkat barang atau yang lain. Atau bisa juga bantuan itu berupa perhatian, nasehat, pengajaran atau bisa juga berujud doa, doa bagi yang membutuhkan. bagaiman perasaan Anda? Ada kegembiraan, ada sukacita.

    Itulah hidup yang diajarkan Tuhan bagi kita, hidup dalam kemurahan, hidup saling berbagi. Ada yang berbagi banyak, ada yang sedikit dari sisi jumlahnya. Masing-masing kita merasa bersukacita karena bisa berbagi bukan karena besarnya jumlah pemberian. Kemurahan hati yang ikhlas dan jujur tidak memerlukan publikasi, tidak mengharapkan imbalan, bahkan orang Inggris mengatakan 'welcome' ketika orang mengatakan 'thank you'. Artinya orang yang murah hati siap untuk senantiasa bermurah hati. Mengapa bisa begitu? Tuhan telah murah hati kepada kita, maka kita juga harus murah hati. Tuhan telah mencintai kita lebih dulu, maka kita mencintai Tuhan dan sesama. Kita juga percaya, kalau kita murah hati, Allah juga akan tetap murah hati kepada kita.

    Tuhan dalam diri Yesus Kristus telah begitu murah hati kepada kita. Dia menyerahkan seluruh hidup-Nya untuk menebus kita yang jahat yang bertobat. Ia murah hati kepada orang yang baik yang bekerja rajin, ia juga baik kepada orang yang datang terlambat tetapi yang juga mau mengerjakan kehendak Tuhan. Begitulah seperti matahari, Tuhan mengasihi semua orang.

Mari saudara-saudari, kita bersyukur atas kasih Tuhan itu, kita bersyukur juga karena semakin banyak orang mengenal Allah, bertobat dan percaya. Mari kita juga senantiasa mengajak orang lain juga bersyukur. Dengan bersyukur kita menjadi lebih mudah untuk bermurah hati. Hidup dalam kemurahan membawa sukacita.

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon