03 September 2014

Renungan Hari Rabu 3 September 2014

Renungan Hari Rabu 3 September 2014, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Rabu 3 September 2014


Bersyukur Atas Segalanya


Pada bacaan Injil hari ini, kita membaca kisah Yesus yang menyembuhkan ibu mertua Simon dan banyak orang sakit lainnya.

Sakit itu pasti tidak enak. Kalau enak, pasti banyak orang yang meminta sakit. Dalam Injil hari ini pun terlihat jelas bahwa orang-orang minta disembuhkan dari sakitnya. Berarti orang ingin supaya penyakitnya pergi. Yesus pun kemudian mengabulkan permintaan mereka dengan menyembuhkan mereka. Ibu mertua Simon disembuhkan, begitu juga dengan orang-orang yang dibawa kepada Yesus.

Saya yakin, kita semua pernah mengalami sakit, entah sakit fisik, sakit hati, dan sakit-sakit yang lain. Dalam sakit kita sering mengeluh kepada Tuhan, kenapa kok begini, kenapa kok begitu. Kita sering hanya dapat mengeluh dan protes terhadap Tuhan tanpa mau merenungkan sakit itu dan bersyukur atasnya.

Saat senang dan gembira kita mudah untuk bersukur. Tapi dalam saat-saat susah, rasa syukur itu terasa tidak layak dihaturkan kepada Tuhan. Kita sering tidak mau melihat karya Tuhan dalam sakit itu dan tidak mau mensyukurinya.

Sautau hari saya pernah sariawan. Sariawan ini adalah penyakit sederhana yang paling tidak saya sukai. Saya merasa tersiksa saat saya sariawan karena saya orang yang sanguinis, senang berbicara, dan tidak mau mendengarkan orang lain.

Saat saya bermenung kembali, ternyata lewat sakit yang sangat sederhana itu, Tuhan mau mengajari saya untuk belajar diam dan mendengarkan orang lain. Maka awalnya ada keterpaksaan untuk mendengarkan orang lain berbicara. Tapi sungguh, dari situ saya belajar untuk mendengarkan orang lain. Akhirnya saya bisa belajar bersyukur atas sakit itu, bersyukur atas semua yang Tuhan berikan kepada saya.

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon