Santo Katolik 1.0 Aplikasi Android

18 September 2014

Renungan Hari Sabtu 20 September 2014

Renungan Hari Sabtu 20 September 2014, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Sabtu 20 September 2014


Menjadi Kebaikan


    Pada suatu kesempatan, saya diutus untuk tinggal dengan sebuah keluarga di desa di Bengkulu. Di tempat itu masyarakat menggantungkan hidup pada pertanian. Beberapa hari tinggal bersama, saya berkesempatan untuk ikut memanen padi.

    Hidup dalam budaya pertanian membuat orang mengandalkan tanah. Tanah yang subur membawa harapan akan panen yang melimpah. Bibit ditanam dan tanpa tahu bagaimana ia tumbuh, ia berkembanng, berbulir dan akhirnya masak hingga siappanen. Petani hanya perlu memastikan tanah telah diolah dengan baik, mencegah burung-burung atau hewan lain mencuri dan merusak tumbuhan yang sedang tumbuh, memastikan tak ada semak yang mengganggu, serta mengairinya dengan baik.

    Begitupun manusia, ia hanya perlu memberi diri dengan baik, menolak sesuatu yang jahat yang dapat merengkuh hatinya dari Allah, membersihkan diri dari "hama-hama" duniawi yang dapat menghimpitnya (kekhawatiran, keserakahan, iri hati, kesombongan, dsb), serta menerima siraman Sabda-Nya yang menghidupkan. Bagaimana iman manusia tumbuh? Hanya Allah yang tahu. Walaupun tumbuhnya iman tak diketahui tetapi apakah manusia berbuah baik atau buruk, semua (diri sendiri dan orang lain) dapat melihatnya.

    Seperti tanah yang menjadi tempat bertumbuhnya bibit padi, baiklah bila kita juga dapat menjadi tempat tumbuhnyabibit Cinta Allah. Seperti padi yang menghidupkan sebuah keluarga, baiklah bila Cinta Allah yang ditabur-Nya dalam diri kita juga menghidupkan sesama kita lewat pertolongan, perhatian, nasihat saat saudara kita melenceng, bahkan jika mampu lewat pengorbanan diri demi yang lain seperti para martir dari Korea yang kita rayakan hari ini. Semoga Allah memampukan kita. Mulailah menjadi kebaikan bagi orang terdekatmu!

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon