28 September 2014

Renungan Hari Selasa 30 September 2014

Renungan Hari Selasa 30 September 2014, Renungan harian, Santo Katolik Pilihan Kedua (Second Choise)

    Ada keinginan yang jika terpenuhi orang akan merasa senang dan bahagia. Ada juga keinginan yang jika tidak terpenuhi orang menjadi kecewa dan muram. Lalu sikap apa yang harus kita ambil?

    Suatu siang, Bili masuk ke rumah makan "Ojo Dumeh" dan ia memesan ayam bakar. Pelayan menjawab bahwa sudah habis. Bili marah, katanya: "Rumah makan sialan!" Setengah jam kemudian Petrus masuk ke rumah makan yang sama dan pesan ayam bakar juga. Pelayan menjawab: "Maaf mas, sudah habis". Petrus menjawab: "Baiklah, baiklah, pecel lele pun juga tidak apa-apa". kendati ayam bakar telah habis Petrus tak marah. Kebahagiaan Petrus tidak tergantung pada terpenuhinya keinginan karena masih ada pecel lele sebagai pilihan kedua.

    Bapak, ibu, saudara-saudari, sebagai orang beriman kita harus punya pilihan kedua ketika pilihan pertama gagal. Boleh jadi bahwa kegagalan itu terjadi bukan karena pilihan kita yang salah tetapi karena orang lainlah penyebabnya.

    Pada Injil hari ini, Yesus mengajarkan kepada para murid-Nya untuk memiliki pilihan kedua. Hal ini tampak dari sikap Yesus yang tidak marah ketika ditolak di desa orang Samaria tetapi malah mengajak pergi ke des lain. Sedangkan reaksi para murid yang tidak memiliki pilihan kedua justru malah emosi dan berniat membinasakan desa itu. Mari kita memiliki pilihan kedua jika pilihan pertama gagal karena disebabkan oleh orang lain.

Lentera Batin 

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon