14 September 2014

Renungan Hari Senin 15 September 2014

Renungan Hari Senin 15 September 2014, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Senin 15 September 2014


Maria Bunda Gereja


    Kisah dalam injil hari ini sungguh kisah yang sangat mendalam. Yesus, Maria dan Yohanes adalah lambang suatu persekutuan iman. Sabda yang diucapkan Yesus, "Ibu, inilah anakmu!" dan kepada murid, "Inilah ibumu!" menurut beberapa tafsir mengungkapkan bahwa si perempuan menandakan ibu Gereja, dan murid yang Dikasihi adalah semua murid yang dipanggil untuk mengikutinya dalam ketaatan Tuhan mereka.

    Peringatan Maria berdukacita memampukan kita untuk mendekatkan diri kepada Bunda Maria, yang melalui kedukaannya berpartisipasi dalam karya penyelamatan Ilahi. Neal M. Flanagan menafsirkanperikop ini dengan gamblang, baginya, Injil Yohanes menempatkan Maria di bawah kaki salib dalam perannya yang ganda, yaitu: Pertama, Sebagai lambang feminim ibu Gereja, yang menjaga para murid Yesus, yang menjadi anak-anaknya dan konsekuensinya, telah menjadi saudara laki-laki dan perempuan. Kedua, Sebagai kemenangan perempuan, yang menekankan peran serta perempuan dalam karya penyelamatan. Gambaran negatif Hawa telah digantikan oleh hawa yang memberikan kehidupan.

    Dalam semangat kebersamaan Maria yang menemani puteranya sampai pada wafat di salib, kita dimampukan menjadi murid yang radikal. Maria menjadi contoh bagi kita untuk mampu ada bersama dengan orang lain, baik suka maupun duka. Kebersamaan kita sebagai murid Kristus menuntut kita untuk keluar mewartakan kisah inspiratif ini, agar setiap manusia dapat menghargai kehidupan yang telah dianugerahkan Allah kepada manusia.

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon