20 September 2014

Renungan Hari Senin 22 September 2014

Renungan Hari Senin 22 September 2014, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Senin 22 September 2014


Merangkul Terang


    Pada bacaan Injil hari ini, Yesus menyampaikan perumpamaan tentang pelita. Pelita, kalau zaman sekarang mungkin bisa disamakan dengan ublik, sentir, atau yang lebih modern seperti lampu emergency. Intinya pelita itu memberikan terang.

    Tuhan Yesus berkata bahwa tidak ada orang yang menyalakan pelita, lalu menaruhnya di tempat yang tidak tepat, sehingga pelita itu tidak menyinari secara maksimal atau bahkan menjadi padam.

    Orang yang menyalakan pelita itu adalah Allah Bapa. Lalu pelita yang menerangi itu adalah Yesus Kristus. Sang pelita yang diutus oelh Bapa ke dunia untuk menjadi pelita (cahaya).

    Allah Bapa sangat mengasihi manusia, sampai-sampai Anak-Nya pun diutus-Nya ke dunia untuk menyelamatkan manusia dan menjadi terang bagi manusia lewat sengsara, wafat, dan kebangkitan-Nya. Yesus yang Maha Tinggi itu pun mau merendahkan dan taat kepada kehendak Bapa. Dia mau menjadi seperti kita, manusia. Dia menjadi terang dan mengubah cara pandang orang.

    Dulu setiap orang berpandangan bahwa kejahatan itu harus dibalas dengan kejahatan, itu baru disebut lunas. Tapi Yesus mengajarkan dan memberikan teladan bahwa kejahatan itu harus dibalas dengan kasih. Saat di kayu salib, Dia masih mau mendoakan dan mengampuni orang-orang yang menyalibkan-Nya. Dia sungguh menjadi pengampunan, menjadi pelita di tengah kekejaman dunia. Dia sungguh menjadi teladan hidup dalam sejarah manusia.

    Tuhan telah menjadi terang bagi kita semua lewat ajaran dan teladan hidup-Nya. Sekarang tinggal kita, maukah kita merangkul Terang itu dan menjadikan-Nya teladan hidup kita atau tidak?

Tuhan semoga aku mau merangkul Terang dan menjadikan-Nya teladan. Amin.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon