26 October 2014

Mukjizat Doa Bersama Santo Yohanes Chrysostomus

Mukjizat Doa Bersama Santo Yohanes Chrysostomus

Sakit Epilepsy : Santo Yohanes Chrysostomus


      Yohanes Chrysostomus menjadi seorang imam dan di kemudian hari diangkat menjadi Uskup kota besar Konstantinopel.

      Yohanes Chrysostomus adalah seorang Uskup yang mengagumkan. Meskipun ia selalu sakit, ia melakukan begitu banyak karya yang mengagumkan. Ia mengasihi semua orang, namun demikian ia tidak takut untuk menegur mereka bahkan ratu sekalipun, apabila mereka berbuat salah. Karena memerangi dosa, Santo Yohanes Chrysostomus mempunyai banyak musuh, bahkan ratu sendiri mengusirnya dari Konstantinopel. Dalam perjalanannya, Santo Yohanes Chrysostomus menderita demam yang hebat. Meskipun begitu, ia berbahagia dapat menderita bagi Yesus. Sesaat sebelum kematiannya, ia berseru, "Kemuliaan kepada Allah!" Santo Yohanes Chrysostomus wafat di Turki pada tanggal 14 September 407. Ia menjadi pelindung orang sakit epilepsy, karena sepanjang hidupnya, ia menderita penyakit itu.

Mukjizat Doa Bersama Santo Yohanes Chrysostomus


Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air (Mat. 17:15).

      Ya Santo Yohanes Chrysostomus, karena kepandaianmu, engkau dijuluki "Si Mulut Emas". Karena perkataanmu, iman akan Tuhan Yesus semakin diperteguhkan dan tersebar dimana-mana. Namun di balik itu semua engkau dengan tabah menjalani hari-hari yang penuh penderitaan karena sakit yang engkau derita. Engkau tidak pernah mengeluh dan mempersatukan penderitaanmu dengan penderitaan Kristus sendiri.

      Allah Bapa, saat ini aku sedang mengalami sakit epilepsy, seperti yang pernah dialami oleh hamba-Mu, Santo Yohanes Chrysostomus. Maka bersama Santo Yohanes Chrysostomus, aku memohon rahmat kesembuhan dari penyakit ini. Aku percaya, tidak ada sesuatu yang tidak tersembuhkan bagi orang yang berharap kepada-Mu.

Ya Santo Yohanes Chrysostomus, berdoalah bagi kesembuhanku dari penyakit ini. Bantulah aku juga untuk beljar menyatukan penderitaan ini dengan penderitaa Kristus sendiri. Amin.

Bapa Kami ..... Salam Maria ..... 3x Kemuliaan ....


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon