17 October 2014

Renungan Hari Minggu 19 Oktober 2014

Renungan Hari Minggu 19 Oktober 2014, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Minggu 19 Oktober 2014


Memberi diri


    Seorang Filsuf asal Prancis bernama Sartre penah mengatakan "sesama adalah neraka." Ungkapan ini bukan tanpa alasan. Hadirnya orang lain itu merupakan pembatas kebebasan setiap individu. Namun, dasar-dasar filosofi yang ia buat, telah menghambatnya untuk menghasilkan karya etika yang lebih segar. Akhirnya ia menuliskan sebuah traktat etika. Dalam traktattersebut dikatakan. "sesama adalah anugerah bagiku." Ada banyak ide persaudaraan yang ia tuliskan, padahal sebelumnya ia terkenal denganfilsuf anti-sosial. Bukan karena malu untuk menerbitkan, namun sebagai filsuf yang mendewakan kebebasan, ia memberikan kebebasan kepada pembaca karya tersebut untuk menyimpulkan sendiri sistem filsafat yang dihasilkannya.

    Bacaan hari ini, dalam permenungan saya adalah tentang memberi diri. Kalau kita berbicara tentang memberi diri sangatlah mudah. Tapijika melakoninya, sangatlah susah. Contohnya: Seorang kakak yang menasehati adiknya untuk memberikan diri terhadap segala tugas-tugas pelayanan di Gereja, padahal dirinya sendiri hanya sebatas hadir dalam pertemuan-pertemuan lingkungan. Nah, jika perkataan tidak diimbangi dengan perbuatan akhirnya bisa dikatakan, "sesama adalah neraka".

    Kita wajib memberikan apa yang wajib kita berikan kepada Allah (Mat 22:21). Ungkapan tersebut menampakkan bahwa Yesusmemberikan kebebasankepada kita untuk memberi. Jika diungkapkan , "berikan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah." Tentu maknanya akan berbeda. Karena kita diberikan kebebasan, maka baiklah kita dengan segenap kebebasan memberikan diri kepada Allah dengan cara yang sederhana. Misalkan: setia mengerjalkan pekerjaan dan tanggung jawab kita, baik sebagai pelajar, karyawan, suste, dsb. Akhirnya menyerahkan segala karya tersebut kepada Allah, untuk menyempurnakannya.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon