27 October 2014

Renungan Hari Rabu 29 Oktober 2014

Renungan Hari Rabu 29 Oktober 2014, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Rabu 29 Oktober 2014


Kasih yang Menyelamatkan


    Manusia dilahirkan karena kasih Allah. Melalui kedua orang tua, Allah mengaruniakan atau menitipkan generasi baru sebagai penerus kehidupan manusia di dunia. Dengan demikian, orang tua turut dilibatkan menjadi rekan kerja Allah dalam mengembangkan umat manusia. Selama sembilan bulan sepuluh hari, manusia mulai bertumbuh dan berkembang dalam rahim ibunya. Dengan penuh kasih dan cinta, sang ibu merawat sang jabang bayi dalam perlindungan dan kasih sayang suaminya. Mereka berdua dengan penuh kasih menantikan buah cinta mereka. Setelah sang buah hati mereka lahir, mereka pun merawat, menjaga, membesarkan, melindungi, mendidik dengan penuh kesabaran, ketulusan sebagai wujud ungkapan syukur serta tanggung jawabnya sebagai orang tua. Segalanya telah mereka usahakan, perjuangan hanya untuk kebahagiaan dan kesuksesan buah hatinya.

    Orang tua begitu mengasihi anak-anaknya. Orang tua adalah wakil Allah, melalui mereka generasi penerus diciptakan dan dititipkan agar mereka mengalami kebahagiaan dan sukacita yang mlimpah. Dengan demikian siklus kehidupan dapat terus berlangsung karena kemurahan hati Allah semata.

    Menghormati, mengasihi, mentaati orang tua juga berarti megasihi Allah, Sang Pemberi Kehidupan. Mencintai orang tua merupakan kewajiban, sebagai ungkapan syukur kepada Allah dan ungkapan terima kasih kepada-Nya. Mari mencoba menilik kembali bahwa anda dan saya ada (tercipta) di dunia ini tak pernah lepas dari jasa dan belas kasih Allah dalam diri orang tua. Mari bermenung bersama bagaimana sikap saya selama ini dalam menghormati dan mengasihi orang tua sebagai wakil Allah di dunia ini. Sudahkah saya memberikan yang terbaik bagi orang tua.

Allah Bapa, kami bersyukur atas segala kasih dan segala kebaikan yang aku terima lewat orang tua. Amin.

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon