23 December 2014

Renungan Hari Jumat 26 Desember 2014

Renungan Hari Jumat 26 Desember 2014, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Jumat 26 Desember 2014


Rela Mati Demi Iman


    Sujiman adalah seorang anggota aktif paguyuban Karangtaruna. Setiap pertemuan dan aksi sosial paguyuban ini selalu ia ikuti. Suatu kali, ia diperingatkan oleh seorang ketua RT, "Simpan kalung salib di dadamu itu, atau saya tutup aksi donor darah ini dan jangan pernah membuat tanda silang lagi seperti kebiasaanmu itu, kami muak melihatmu atau kamu keluar dari komunitas ini!" Sujiman tidak marah. Ia justru melemparkan senyum. Ia tak pernah mau melepaskan kalung salibnya apalagi keluar dari paguyuban itu.

    Pengalaman Sujiman tentu belum sebanding dengan pengalaman Santo Stefanus, martir pertama . Akan tetapi, kiranya kisah Sujiman menjadi salah satu cara menghayati iman. Sebagaimana Stefanus yangrela mati demi iman, Sujiman oun tak bergeming meski diancam. Sujiman mencontoh hidup Stefanus dengan caranya sendiri. Ia tidak takut dengan ancaman, bahkan bisa jadi kematian karena iman.

    Saudara-saudari, penghayatan akan iman dapat diwujudkan dengan berbagai cara yang baik. Perbuatan baik kita yang tulus kadang dianggap justru merugikan pamor orang lain atau kelompok. Orang kadang tidak suka kalau keberhasilan, kesuksesan suatu kelompok dilatarbelakangi oleh orang-orang yang beriman kepada Kristus. Betapa tidak , banyak instansi pemerintahan di negeri dengan sengaja membawa agama untuk tak mengangkat seorang Kristen ke jabatan yang lebih tinggi. Banyak orang menaruh curiga saat orang Katolik melakukan aksi sosial: donor darah, pasar murah, pengobatan gratis, dan sejenisnya.

    Saudara-saudari, penghayatan iman akan Yesus Kristus tidak mudah. Buktinya, Santo Stefanus harus menghadapi lemparan batu hingga ajal menjemputnya, Namun, bagi Santo Stefanus, cara itu justru membawa persatuan dengan Yesus Kristus. Bagaimana kita sekarang, malukah kita mengakui Yesus dan tetap bertahan dalam iman? Mari bermenung.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon