Santo Katolik 1.0 Aplikasi Android

12 December 2014

Renungan Hari Senin 15 Desember 2014

Renungan Hari Senin 15 Desember 2014, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Senin 15 Desember 2014



Alasan Bertanya


Membaca Injil hari ini, kita tidak bisa meninggalkan keseluruhan kisah Matius bab 21. Pertanyaan imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi disebabkan oleh kejengkelan hati mereka karena Yesus mengusir orang-orang yang berjual beli di Bait Allah, juga karena Yesus membuat mukjizat penyembuhan dan dielu-elukan sebagai Anak Daud. Sesungguhnya para imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi tahu sekali jawaban pertanyaan mereka. Namun, kejengkelan hati membuat mereka menolak kebenaran akan Yesus.

Yang menarik bagi saya ialah kejengkelan hati dapat menutup hati orang. Dulu, saya memiliki "teman" yang sudah tercap buruk di hati saya. Bagi saya, dia sungguh menjengkelkan. Apapun yang ia lakukan itu buruk di mata saya. Saya cenderung mencari kekurangan dari setiap tingkah lakunya. Akhirnya saat ia pergi, saya baru bermenung: Mengapa saya tak bisa melihat hal baik darinya?

Apakah Anda juga pernah atau masih mengalami yang saya alami? Itu semua karena kejengkelan hati. Kejengkelan hati telah membohongi diri kita dan terus mendesak kita untuk menjelekkan orang lain. Lebih parah lagi jika suatu saat kita bisa saja jengkel terhadap Tuhan dan mulai meragukan, menuntut bahkan meremehkan-Nya. Tapi, semoga itu tak terjadi.

Saudaraku, kalau kecenderungan akan rasa jengkel masih berkobar dalam diri, mari kita mohon kesabaran dan kerendahan hati dari Tuhan. Saya pun masih berjuang untuk tak memandang sesama dengan rasa jengkel di hati. Alangkah nyaman hidup ini bila Anda dan saya bisa lepas dari kejengkelan hati dan akhirnya mampu memandang sesama kita sebagai kebaikan dan kebenaran dari Tuhan.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon