01 January 2015

Renungan Hari Sabtu 3 Januari 2015

Renungan Hari Sabtu 3 Januari 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Sabtu 3 Januari 2015


Roh Kudus


    Penginjil Yohanes menggunakan burung merpati sebagai lambang dari kedatangan Roh Kudus. Roh Kudus mengiringi kedatangan Yesus ke dunia untuk menyatakan bahwa Yesus-lah Anak Allah. Kedatangan Yesus ke dunia ialah untuk membangun kerajaan cinta, cinta yang merangkul banyak orang dari berbagai macam suku, ras, warna kulit, golongan, dan lain-lain. Maka, cinta Yesus tidak membeda-bedakan orang karena cinta-Nya didasarkan atas Roh Kudus yang satu dan sama.

    Suatu hari seorang kulit hitam bernama Rosa Parks, sedang duduk di dalam bus hendak pergi ke suatu tempat di Amerika. Tiba-tiba datanglah kernet bud yang berkulit putih menghampirinya dan berkata: "Berdiri pindah dari situ." Kernet bus itu hendak mengusir Rosa Parks, karena ada penumpang kulit putih yang belum mendapat tempat duduk. Ia bersikeras tidak mau berdiri. Akhirnya ia ditendang, diborgol, dan dimasukkan ke dalam penjara. Di dalam penjara Rosa Parks menyuarakan ketidakadilan yang dialaminya, "mengapa terjadi perbedaan hak pada orang kulit hitam". Tidak sengaja seorang wartawan berkulit hitam meliputnya dan menyiarkannya di stasiun TV. Serentak orang-orang yang berkulit hitam menyuarakan hal yang sama bahwa sudah sepatutnya orang-orang yang berkulit hitam memperoleh hak yang sama dengan orang yang berkulit putih. Hal itu terjadi sekitar tahun 1950-an, dan lima tahun sesudah itu barulah hak asasi manusia di Amerika disahkan.

    Saudara-saudari, Roh Kudus senantiasa tinggal di dalam hati manusia. Roh Kudus dianugerahkan Yesus untuk menuntun kita dalam mewartakan kebenaran dan untuk bertahan dalam kesulitan. Kisah tentang Rosa Parks mengingatkan kepada kita bahwa Roh Kudus sungguh bekerja di dalam kehidupan manusia. Roh Kudus akan menunjukkan sesuatu yang benar, meskipun sesuatu yang benar itu berusaha dihilangkan ataupun ditutup-tutupi. Mari bertanya diri apakah kita sungguh-sungguh menyadari peran Roh Kudus dalam kehidupan kita?


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon