22 February 2015

Renungan Hari Rabu 25 Februari 2015

Renungan Hari Rabu 25 Februari 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Rabu 25 Februari 2015


Pertobatan Adalah Perubahan Hidup


    Ketika ada banjir bandang, gunung meletus, gempa bumi, dan bencana yang mengerikan lainnya, sebagian orang berpendapat bahwa semua bencana ini terjadi karena hukuman Tuhan atas dosa dan kesalahan manusia. Bencana yang terjadi dilihat sebagai hal yang menakutkan dan mengerikan sebagai tanda dari Tuhan supaya manusia bertobat.

    Lewat pertobatan, hidup yang sebelumnya tidak terarah dan tertuju kepada Allah kembali diarahkan kepada-Nya. Sebelumnya tidak percaya pada kehendak Tuhan yang telah memberi hidup kembali diletakkan pada iman yang benar kepada Allah. Singkatnya, bertobat berarti mengubah hidup kita secara menyeluruh agar menjadi selaras dan sesuai dengan kehendak Allah. Hal itu berarti pula meninggalkan sikap, tindakan, dan perilaku yang lama yang tidak selaras dengan kehendak-Nya. Sebisa mungkin perbuatan yang tidak selaras dengan kehendak-Nya itu dibuang jauh-jauh.

    Maka, tidak perlu menunggu tanda dari Allah untuk bertobat. Seperti dalam Injil hari ini, Yesus menghardik suatu angkatan bahwa angkatan itu jahat yang menghendaki suatu tanda. tetapi Yesus tidak memberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Bagi kita, kedatangan Anak Manusia akan menjadi sebuah tanda. Bertobat harus terus-menerus terjadi dalam hidup kita. Tidak perlu menunggu datangnya masa Prapaskah. Kita senantiasa mengarahkan hidup kita senantiasa kepada Allah agar semakin baik


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon