16 March 2015

Renungan Hari Jumat 20 Maret 2015

Renungan Hari Jumat 20 Maret 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Jumat 20 Maret 2015


Penasaran


    Kalau ada orang baru, apa reaksi kita? Bertanya-tanya. Kita berusaha untuk memuaskan rasa ingin tahu tentang orang baru itu. Topik-topik yang ditanyakan seputar nama diri, nama orang tua, asal, suku, marga, agama, pekerjaan, status: menikah/belum, nama anak, nama istri, dan yang lainnya. Topik-topik tersebut bermuara pada satu hal, yaitu identitas diri orang baru tersebut.

    Umat Allah yang tekasih, Injil hari ini berkisah tentang orang Israel yang penasaran. Mereka bertanya-tanya tentang identitas Yesus. Mereka ingin mengetahui, "Apakah Dia adalah Sang Mesias yang dijanjikan Allah?" Kalau kita bermenung kembali, apa yang membuat orang Israel penasaran? Ada dua jawaban: Pertama, Orang Israel penasaran karena Yesus berbicara dengan leluasa tanpa ada rasa ketakutan. Padahal Yesus mendapat ancaman untuk dibunuh oleh para pemimpin Bangsa Israel. Kedua, Orang Israel penasaran karena mereka tahu dari mana asal Yesus. Kalau memang benar Yesus adalah Mesias menurut nubuat para nabi seharusnya Ia tidak diketahui dari mana asal-Nya. Rasa penasaran itu dijawab oleh Yesus. Ia memperkenalkan Diri-Nya sebagai Mesias yang dinanti-nantikan.

    Apa pelajaran yang bisa kita petik? Sebagai orang katolik, kita mengakui Yesus sebagai Sang Mesias yang menyelamatkan. Dia adalah Tuhan yang mau merendahkan Diri-Nya menjadi manusia lemah dan mati untuk keselamatan kita. Ini menjadi hal penting bagi iman kita. Namun, masalahnya kita rawan/rapuh untuk berdosa ketika menghadapi berbagai persoalan hidup. Contoh nyata: seorang bapak katolik murtad karena anaknya menikah dan mengikuti keyakinan pasangannya. Si bapak kecewa karena Yesus seakan-akan tidak mampu mencegah anaknya untuk melakukan hal tersebut. Umat Allah yang terkasih, sebagai pengikut Kristus kita harus mengevaluasi diri, "Sungguhkah Yesus yang saya imani tetap menjadi Penyelamat bagi saya? Apakah Yesus harga mati untuk saya?"


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon