08 March 2015

Renungan Hari Kamis 12 Maret 2015

Renungan Hari Kamis 12 Maret 2015, Renungan Harian, Santo Katolik
Renungan Hari Kamis 12 Maret 2015

Supaya Kamu Bahagia

    Siapa yang tidak geram melihat anaknya selalu membantah? Bagaimana perasaan Anda ketika sang anak sering membolos dari sekolah, mabuk-mabukan, menjadi pengedar dan konsumen narkoba, kebut-kebutan di jalan dan sering pulang malam? Habiskah kesabaran Anda ketika sudah berkali-kali diperingatkan anak tetap tidak mendengarkan? Saudara-saudari, jika kita sendiri geram merasakan tingkah laku anak, pacar, sahabat kita, apalagi Allah. Allah geram melihat umat-Nya mbalelo, membandel. Bacaan pertama hari ini memaparkan ke-geram-an Allah itu.

    Apa yang membuat Allah geram? Allah geram karena tatkala Allah telah mengutus para nabi, umat-Nya tidak mendengarkan dan tidak memberi perhatian pada sabda-Nya, dan tidak mengikuti jalan perintah-Nya. Umat-Nya justru mengikuti kehendak sendiri, degil hati, bahkan membelakangi-Nya, akan tetapi, kebahagiaan yang ditawarkan Allah masih terus berlangsung Allah tidak pernah berhenti mengingatkan, menegur, dan menyapa umat-Nya, sebab Allah adalah setia. Kini tawaran bukan lagi melalui para nabi, tetapi Ia datang sendiri dalam Yesus Kristus.

    Yesus datang mengusir setan yang membisukan, bacaan Injil mengisahkannya. Orang yang bisu itu kemudian berkata-kata. Dia mendapatkan kebahagiaan. Sekali lagi, kebahagiaan yang ditawarkan Allah masih dipertanyakan, bahkan peristiwa penyembuhan itu masih kurang cukup bukti. masih ada yang meminta tanda.

    Saudara-saudari, untuk mencapai kebahagiaan sebagai mana janji Allah memang berat dan penuh tantangan, tetapi manusia  pasti bisa memperolehnya. Allah memberi jaminan kebahagiaan itu: "Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia!" (Yer 7:23b). Bagaimana dengan kita, masihkah ada keraguan? Mari bermenung.

Lentera Batin

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon