18 March 2015

Renungan Hari Minggu 22 Maret 2015

Renungan Hari Minggu 22 Maret 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Minggu 22 Maret 2015


Menyerahkan Nyawa Demi Pemeliharaannya


    "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal" (Yoh 12:24-25).

    Banyak kata-kata Yesus yang sulit kita mengerti. Kadang kata-kata-Nya terkesan tidak masuk di akal kita. Sabda-Nya hari ini adalah slah satu darisekian banyak kata-kata-Nya yang tidak begitu saja mudah kita mengerti dan lakukan. Biji gandum yang jatuh ke dalam tanah dan mati serta menghasilkan banyak buah merupakan sebuah gambaran. Itulah gambaran Yesus yang turun ke dunia, wafat, dan bangkit. Wafat dan kebangkitan-Nya menjadikan orang beriman sampai pada kehidupan kekal. (Yoh 12:24).

    Kata-kata Yesus pada Yoh 12:25 mesti kita cerna dengan seksama. Ia mengharapkan kita meneladani hidup-Nya sendiri. Kita harus mau berkurban, bahkan jika perlu menyerahkan nyawa. Ini bukan berarti bahwa kita menjadi semena-mena atas nyawa kita. Misalnya: makan sembarangan tanpa memperhatikan kesehatan, naik seperda motor ugal-ugalan, dan sejenisnya. Rasanya, ada hal yang lebih bermanfaat dalam hidup ini daripada hanya sekedar bermain-main nyawa. Misalnya: seorang anak bisa membantu orangtua bersih-bersih rumah. Seorang siswa/siswi rela membantu temannya yang sedang mengalami situasi sulit dan malang. Seorang suami bekerja keras, banting tulang demi anak isteri. Hal-hal demikian merupakan contoh konkrit bentuh penyerahan dan pengurbanan diri yang total. Masih banyak hal lain lagi yang bernilai pengurbanan. Oleh karena itu, marikita gali dan temukan nilai-nilai pengurbanan dalam hidup kita setiap hari untuk kita hidupi pada masa-masa mendatang. Itulah wujud "penyerahan nyawa demi pemeliharaannya untuk hidup kekal."

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon