07 April 2015

Renungan Hari Sabtu 11 April 2015

Renungan Hari Sabtu 11 April 2015, Renungan Harian, Santo Katolik
Renungan Hari Sabtu 11 April 2015

Kebangkitan Yesus

    Ada dua fakta yang menunjukkan kebangkitan Yesus. Pertama kubur kosong dan yang yang kedua perjumpaan. Fakta kubur kosong, pertama kali dilihat oleh Maria Magdalena. Maria Magdalena menangis sebab ia melihat pintu batu sudah terguling dan didalamnya tidak ada jenazah Yesus. Kemudian, ada suara yang berseru, "Maria", dipikir oleh Maria Magdalena ialah pencuri jenazah, padahal Ia itu Yesus. Fakta kedua ialah peristiwa perjumpaan atau yang sering disebut penampakan. Mula-mula pada peristiwa kubur kosong, para murid takut, ragu, kecewa, dan mengunci diri dalam pintu yang tertutup. Akan tetapi, Yesus menampakkan diri dalam perjalanan ke Emaus dan juga  ketika kesebelas murid sedang berkumpul dalam suatu ruangan yang terkunci.

    Peristiwa perjumpaan Yesus kepada murid-Nya, sesungguhnya merupakan peristiwa untuk meyakinkan para murid bahwa Dia benar-benar telah bangkit dan hidup dengan cara baru. Yesus bangkit tidak menjumpai Herodes dan Pilatus. Sebab Yesus tidak ingin bahwa peristiwa tersebut menjadi daya terakhir atau hal yang spektakuler yang dapat mempertobatkan seseorang secara instan. Iman akan kebangkitan Yesus harus dialami sendiri oleh seorang murid. Kebangkitan Yesus ingin menunjukkan bahwa perutusan-Nya sebagai Mesias sungguh otentik (benar dan sah).

    Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus, mari belajar percaya bahwa Yesus itu benar-benar telah bangkit. Maria Magdalena dan para Rasul adalah saksi atas kebenaran peristiwa tersebut. Kita jadikan kebangkitan Yesus itu sebagai dasar harapan, kegembiraan, serta jaminan iman kita. Sebab, segala ajaran Yesus, tindakan, dan kehidupan-Nya adalah kebenaran yang sejati yang menjadikan iman kita tidak sia-sia. Pada hari ini, kita mohon rahmat Allah agar kita senantiasa percaya untuk mengimani Yesus yang telah bangkit. Sebab kebangkitan-Nya telah mengalahkan kematian dan mengalahkan dosa-dosa yang diperbuat oleh manusia.

Lentera Batin

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon