16 April 2015

Renungan Hari Senin 20 April 2015

Renungan Hari Senin 20 April 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Senin 20 April 2015


Gengsi


    Stefanus difitnah. Pelakunya adalah para tokoh masyarakat. Sebab-musababnya jelas. Para tokoh dan pemuka rakyat bersoaljawab dengan dia. Stefanus unggul dalam perkataan, bijaksana, penuh Roh. Sementara, mereka kalah hikmat dan kalah bijaksana dari pada stefanus. Oleh karena itulah mereka memfitnah Stefanus. Mereka berharap Stefanus disidang lalu kemudian dihukum. Mereka tidak ingin orang lain lebih hebat dari diri mereka. Mereka bersaing, namun dengan cara kotor: memfitnah. Meskipun demikian, semua orang justru semakin kagum kepada Stefanus. Hal ini tampak dari kesan semua orang dalam persidangan: wajah Stefanus sama seperti wajah malaikat.

    Gengsi. Itulah salah satu kenyataan orang zaman ini. Biasanya gengsi berasal dari perjumpaan dua orang/ pihak atau lebih yang salah satu atau kedau belah pihak tidak mau kalah. Orang tidak rela melihat yang lain lebih unggul/ hebat. Orang lain berupaya bagaimana caranya (termasuk dengan cara yang tidak benar) untuk menjadi hebat dari yang lain.

    Akhir-akhir ini kita pasti mendengar, membaca atau melihat berita kisruhnya Polri dan KPK. Muncul kesan masyarakat atau dugaan bahwa mereka saling menyerang dan menjatuhkan. Sebagai rakyat, tidak keliru kiranya jika kita berharap dan berdoa: semoga siapa pun mereka yang terlibat dapat menjadi sadar dan bertobat lalu tekun melayani masyarakat. Taklupa juga, mari kita bermenung dalam keheningan menakar motivasi diri: apakah aku selalu gengsi dan lalu obral sensasi dalam hidup sehari-hari?


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon