14 May 2015

Renungan Hari Senin 18 Mei 2015

Renungan Hari Senin 18 Mei 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Senin 18 Mei 2015


Ditinggalkan


    Pepatah lama mengatakan, "Ada pertemuan ada juga perpisahan". Perpisahan yang dilandaskan pada pencarian hidup yang lebih baik itu sangat mudah diterima. Contohnya adalah perpisahan untuk mencari pekerjaan, untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi dan lain sebagainya. Akan tetapi jika perpisahan terjadi karena  ada kekurangan satu atau dua hal dari orang lain maka akan sulit diterima. Contohnya adalah ketika dua orang yang menjalin persahabatan selama bertahun-tahun namun karena ada sesuatu yang kurang baik dari salah satunya dapat membuat sahabat yang lain meninggalkannya. Pengalaman ini membuat luka bagi yang ditinggalkan.

    Sabda Tuhan hari ini mengingatkan akan situasi ditinggalkan. Yesus memberitahukan kepada para murid bahwa Ia telah ditinggalkan. Karena keadaan Yesus yang demikian, maka murid-murid-Nya meninggalkan Yesus. Ia ditinggalkan seorang diri. Sekalipun demikian Yesus sesungguhnya tidak tinggal seorang diri, karena masih ada Bapa yang menyertai-Nya. Sekalipun banyak orang meninggalkan Dia, namun Bapa tidak akan meninggalkan-Nya.

    Saudara-saudari yang terkasih, kita mungkin pernah mengalami situasi di mana kita ditinggalkan oleh orang yang dekat dengan kita. Situasi seperti itu dapat membuat kita menjadi tidak berguna bahkan tidak ada sandaran hidup. Namun yang mesti kita ingat adalah bahwa kita adalah anak Allah. Lewat sakramen baptis, kita diangkat menjadi anak-Nya. Dengan demikian Ia akan tetap menyertai kita meski dalam situasi sulit sekali pun. Sadarkah kita akan hal itu? Selamat bermenung.

Ya Bapa, janganlah tinggalkan aku di saat aku sedang kesusahan. Amin.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon