28 June 2015

Renungan Hari Kamis 2 Juli 2015

Renungan Hari Kamis 2 Juli 2015, Renungan Harian, Santo Katolik
Renungan Hari Kamis 2 Juli 2015

Sembuhkan Lumpuh Kami Tuhan

    Dalai Lama pernah mengatakan hal yang intinya demikian: Kalau kita tidak bisa berbuat baik pada orang lain, sekurang-kurangnya kita tidak melukai mereka atau menghalangi mereka memperoleh kebaikan dari orang lain. Mengapa ada pernyataan seperti itu? Pastinya ini berasal dari kenyataan dunia yang semakin keras di mana manusia sling menyingkirkan, saling memanfaatkan, jegal-menjegal, dan lain sebagainya. Sudah tidak bisa berbuat baik pada orang lain, malahan "melukai" yang lain atau menghalangi orang lain mendapat keadilan dan kebaikan demi kepentingan diri sendiri.

    Kasus kriminalisasi KPK, penembakan aktivis anti korupsi, penangkapan aktivis HAM dan lingkungan hidup yang sempat marak diberitakan di TV atau koran membuat saya bertanya, apakah kebaikan mulai "lumpuh"? Orang-orang kecil, lemah, dan tidak memiliki kekuasaan tidak terbela sebab mereka dan pembel mereka dihalangi, dijegal oleh okum-oknum yang rakus kekayaan atau kuasa. Oh, ternyata bukan kebaikan yang "lumpuh". Hati manusialah yang sudah "lumpuh"

    Saudaraku, sebagai pengikut Kristus, kita dipilih untuk menjadi penyalur kebaikan Allah. Jangan sampai kita ikut menjadi penghalang kebaikan apalagi sampai menjadi menusia yang ikut "lumpuh" hatinya sehingga tega melukai, menghancurkan, menyengsarakan orang lain demi kepentingan dan kesuksesan diri sendiri. Jangan kita bertindak seperti ahli Taurat yang menjadi batu sandungan bagi Yesus yang hendak berbuat baik kepada orang yang memerlukan bantuan (bdk. Mat 9:4-5). Semoga Tuhan menyembuhkan "lumpuh" hati manusia zaman sekarang melalui diri kita. Saya bersedia, Anda?

Lentera Batin

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon