13 June 2015

Renungan Hari Rabu 17 Juni 2015

Renungan Hari Rabu 17 Juni 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Rabu 17 Juni 2015


Teladan bagi Sesama


    Di sebuah desa, ada seorang bapak yang tinggal bersama dengan istri dan seorang anak semata wayangnya. Keluarga kecil bapak ini adalah keluarga sederhana. Bapak ini bekerja sebagai petani. Bapak ini tidak banyak bicara. Tetapi ia adalah orang baik dan itu tampak dari perbuatannya. Bapak ini selalu menyisihkan penghasilannya untuk Gereja. Bapak ini juga rajin berdoa pribadi dan berpuasa dua kali seminggu.

    Anak semata wayangnya kagum padanya. Ketika melihat bapaknya, dia selalu merasa bangga. Kendati tidak dilahirkan dalam keluarga kaya, dia tetap bangga karena memiliki bapak yang menjadi teladan hidupnya. Bapaknya selalu memberikan perhatian kepadanya dan mengajarinya banyak hal lewat teladan hidup.

    Suatu malam seorang frater datang berkunjung ke rumah keluarga bapak ini. Frater ini juga diajak makan malam dengan menu yang ala kadarnya. Frater meminta bapak ini untuk memimpin doa makan. Tapi bapak ini menjawab, "Frater saja. Saya tidak pandai berdoa dan membuat kata-kata indah. Doa saya setiap hari ya hanya doa Bapa Kami."

    Bapak ini bukan orang yang terdidik secara intelektual. Tapi lewat doa dan karya pribadi-Nya, ia memikat banyak orang. Anaknya bangga kepadanya, istrinya sangat mencintainya, frater pun senang dengan bapak itu, dan yang terpenting adalah dia menjadi saluran tangan Tuhan lewat hal-hal sederhana yang ia lakukan.

    Injil hari ini mengajak kita untuk melatih diri menjadi lebih baik. Kita diajak untuk mencintai Allah melalui orang-orang di sekitar kita. Sedekah, doa, dan puasa adalah sarana untuk mencapainya. Tapi  yang terpenting adalah lewat itu semua, kita mau berbakti kepada Allah.

Tuhan, ajarilah aku melatih diri untuk menjadi teladan bagi sesama. Amin.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon