12 June 2015

Renungan Hari Selasa 16 Juni 2015

Renungan Hari Selasa 16 Juni 2015, Renungan Harian, Santo Katolik
Renungan Hari Selasa 16 Juni 2015

Membangun Dialog

    Sudah sejak dulu ada kecenderungan untuk mementingkan golongan sendiri dan menyampingkan bahkan menyingkirkan yang lain. Pada masa Yesus berkarya, orang Israel menganggap diri sebagai bangsa terpilih dan memandang yang lain tidak berarti, tidak benar, kafir, dan bukanlah sesama. Kecenderungan itu juga pernah dimiliki Gereja dengan semboyanya: extra ecclesia nulla salus (di luar gereja tidak ada keselamatan). Kini, semangat itu juga sedang dikobarkan oleh kelompok-kelompok muslim garis keras seperti ISIS.

    Saudaraku, meskipun kecenderungan itu telah ada sejak dulu, namun Yesus juga sejak dahulu telah mewasiatkan kepada kita untuk mencabut akar mementingkan diri sendiri. Dalam Injil hari ini, Yesus memberikan pemahaman baru: paham cinta kasih. Semua orang adalah sama dimata Allah dan semua mempunyai kesempatan untuk diselamatkan karena Allah mencintai semua orang.

    Saudaraku, meskipun Gereja pernah tersandung dalam kecenderungan meninggikan diri sendiri dan meremehkan yang lain, namun kini Gereja berbenah. Sejak Konsili Vatikan II, Gereja semakin jelas menunjukkan diri sebagai gereja yang terbuka terhadap keyakinan lain dan golongan di luar Gereja. Gereja mau membangun dialog dan bersama-sama berjuang untuk menghadirkan dunia yang indah dan damai.

    Saudaraku, mungkin saat ini kita sedang berada dalam lembah keegoisan dengan menganggap diri paling benar dan hebat. Belum terlambat untuk berubah! Gereja mampu bangkit dari keegoisan masa lalu, maka seharusnya kita sebagai anggota Gereja juga mampu bangkit dari keegoisan kita. Mari kita menyambut dengan hangat sesama kita. Mari kita membangun dialog  yang melahirkan kesejahteraan. Sesama kita bukan hanya mereka yang sama dengan kita, tetapi sesama kita juga adalah mereka yang berbeda sama sekali dengan kita.

Lentera Batin

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon