Santo Katolik 1.0 Aplikasi Android

29 July 2015

Renungan Hari Minggu 2 Agustus 2015

Renungan Hari Minggu 2 Agustus 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Minggu 2 Agustus 2015


Roti Hidup


    Saudaraku, Injil hari ini berbicara tentang Roti Hidup, yakni Yesus sendiri. Roti dalam kehidupan sehari-hari tak jarang kita konsumsi sebagai pengganti nasi. Kedua jenis makanan ini sama-sama menghasilkan energi karena kandungan karbohidrat dalam setiap sajiannya. Dalam Injil hari ini, orang banyak masih mempertanyakan tentang roti manna yang diberikan kepada nenek moyang mereka di padang gurun. Orang banyak itu tetap berpandangan bahwa Musalah yang memberi roti manna itu. Yesus dalam hal ini memberi ketegasan bahwa roti itu berasal dari Bapa yang ada di surga.

    Bagaimana reaksi orang banyak itu? Mereka tetap menginginkan bukti konkret sebagaimana yang diungkapkan oleh Yesus. Yesus sendiri mengungkapkan bahwa Diri-Nya Roti sejati yang memberi kehidupan kekal kepada banyak orang: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi" (yoh 6:35).

    Ungkapan Yesus itu sangat konkret dalam hidup kita. Sebagaimana kita merasa lapar dan membutuhkan makanan, Ia datang sebagai jawaban atas situasi kita. Begitu pula ketika kita haus Ia hadir sebagai air yang menyegarkan hidup kita. Rasa lapar dan haus kita bukan dalam tataran fisik saja, kerohanian kita dapat mengalami situasi demikian.

    Saudaraku, kehadiran Yesus sebagai Roti Hidup dapat kita alami dalam Ekaristi Mahakudus. Dalam peristiwa ini, Ia dengan segala kemahakuasaan-Nya hadir secara pribadi dalam hidup kita. Bagaimana sikap kita dalam menghayati Ekaristi Kudus? Apakah kita memiliki kerinduan mendalam akan Roti Hidup yaitu Yesus itu sendiri? Semoga kita selalu rindu akan kehadiran-Nya yang menghidupkan. Amin.
 

2 komentar

This comment has been removed by a blog administrator.

Mampir blog ane gan http://paket-promo-first-media-internet.blogspot.com/

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon