Santo Katolik 1.0 Aplikasi Android

30 July 2015

Renungan Hari Senin 3 Agustus 2015

Renungan Hari Senin 3 Agustus 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Senin 3 Agustus 2015


5 Roti Dan 2 Ikan


    Hari ini dalam Injil, Yesus meminta para murid "bertanggungjawab". Pastilah para murid panik. Bagaimana tidak? Orang banyak berbondong-bondong mendatangi Yesus. Orang yang sakit disembuhkan oleh Yesus. Hingga malam, orang banyak itu pun belum pulang juga. Para murid tahu bahwa di sekitar tempat itu tidak ada penjual makanan, para murid tidak bisa memberi makanan, orang banyak hanya menuruti kata-kata Yesus. Oleh karena itu, para murid memohon supaya Yesus menyuruh orang banyak pergi. Namun, justru Yesus berkata, "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan". Sementara, para murid hanya punya 5 roti dan 2 ikan.

    Atas kuasa Ilahi, 5 roti dan 2 ikan menjadi banyak. Semua orang yang hadir (5000 laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak) dapat makan. Bahkan, makanan masih tersisa 12 bakul. Dari kisah penggandaan (mukjizat) itu, banyak makna dapat kita petik. Salah satunya adalah keterbukaan dan kesediaan para murid untuk berbagi. 5 roti dan 2 ikan dari para murid dapat menjadi rahmat bagi yang lian karena kuasa Yesus. Yesus "membantu" para murid untuk menggali, melihat, dan menyadari apa kepunyaan yang dapat dibagikan kepada sesama.

    Manusia adalah ciptaan Tuhan. Manusia itu diciptakan baik adanya, seturut citra Allah (bdk. Kej 1). Sekalipun cacat fisik sejak lahir, toh manusia itu baik adanya (bdk. kisah tentang anak yang terlahir cacat yang dipertanyakan kepada Yesus) Dengan kesadaran demikian, manusia akan tetap bersyukur atas keberadaan dirinya. Selain itu, manusia juga sadar bahwa ia mempunyai sesuatu yang dapat dibagikan kepada sesamanya. Mari kita sadari, apa yang ada padaku untuk dapat dibagikan pada sesama yang membutuhkan?

Tuhan, semoga kami senantiasa sadar bahwa segala sesuatu yang Engkau berikan kepada kami dapat kami berikan bagi sesama yang membutuhkan. Amin.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon