17 August 2015

Renungan Hari Jumat 21 Agustus 2015

Renungan Hari Jumat 21 Agustus 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Jumat 21 Agustus 2015


Santo Pius X


    Santo Pius dilahirkan di Reise, Trevisco, Italia tanggal 2 Juni 1835. Setelah mengenyam pendidikan di seminari ia ditahbiskan menjadi imam tanggal 18 September 1858. Umat sangat senang dengan Pius karena kesalehan, kefasihan berbicara dan kegiatan pastoralnya. Dengan tenang dan berani ia menghadapi setiap masalah-masalah yang datang padanya. Karena kesalehan dan keberhasilannya dalam berpastoral ia diangkat menjadi uskup, lalu menjadi kardinal dan terakhir diangkat menjadi paus tahun 1903.

    Meskipun menjadi paus, ia tetap sederhana dan sayang pada umat. Tekadnya selama menjadi paus adalah memperbaharui segala sesuatu di dalam Kristus. Ia membantu Gereja untuk bersikap luwes dan beradaptasi dengan situasi dan tuntutan zaman. Pembaharuannya yang patut diapresiasi yaitu usahanya untuk menghidupkan ibadat umat terutama musik liturgi, mengajak umat untuk menerima komuni kudus sesering mungkin, dan memajukan doa devosi kepada Santa Perawan Maria.

    Saudara-saudari yang terkasih, bacaan Injil hari ini menguraikan mengenai hukum cinta kasih. Jawaban yang diberikan oleh Yesus atas pertanyaan ahli Taurat ini juga berlaku bagi kita. Yesus mengajarkan bagaimana cara mengasihi Allah dan sesama. Kasih akan Allah itu melibatkan keutuhan hidup (hati, jiwa dan akal budi). Oleh sebab itu, kasih kepada Allah adalah kasih yang total sebagaimana Allah sendiri yang total mengasihi manusia. Kasih yang total kepada Allah ini harus juga diwujudkan dangan mengasihi sesama.

    Saudara-saudari yang terkasih, sebagai orang Kristen kita diajak untuk melaksanakan kedua hukum kasih ini dalam hidup kita sehari-hari. Dalam melaksanakan hal ini kita dapat belajar dari Santo Pius yang kita peringati pada hari ini. Semoga kita dapat setia kepada iman kita kepada Allah.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon