24 August 2015

Renungan Hari Jumat 28 Agustus 2015

Renungan Hari Jumat 28 Agustus 2015, Renungan Harian, Santo Katolik
Renungan Hari Jumat 28 Agustus 2015

Melayani dengan Tulus

    Menunggu sesuatu yang sudah pasti akan sangat menyenangkan apabila dibandingkan dengan menunggu sesuatu yang tidak pasti. Ketika yang ditunggu sudah datang, maka akan ada sukacita dari orang yang sedang menunggu.

    Saudara-saudari yang terkasih, bacaan Injil hari ini mengisahkan tentang situasi yang kontras antara lima gadisbijaksana dan lima gadis bodoh ketika menunggu datangnya memperlai yang tidak tahu persis kapan datangnya. Gadis yang bijaksana membawa pelita dan membawa cadangan minyak. Sedangkan gadis yang bodoh membawa pelita tetapi tidk membawa cadangan minyak. Pertanyaannya adalah apakah dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hidup manusia itu semuanya tergantung pada kesiapsiagaan pribadinya?

    Surat Paulus kepada jemaat di Tesalonika memberi jawaban bahwa iman dan keselamatan adalah anugerah Allah. Namun, manusia perlu bersungguh-sungguh dalam menghidupi imannya. Menghidupi iman berarti menguduskan diri terus-menerus dengan cara melakukan hal-hal yang baik dan menjauhi yang jahat. Beriman berarti bersungguh-sungguh dalam mengasihi dan melayani sesama. Lima gadis bijaksana itu menyediakan cadangan karena ingin sungguh-sungguh melayani mempelai yang akan datang.
    Saudara-saudari terkasih, sebagai pengikut Kristus kita dipanggil untuk mengusahakan kebaikan dalam hidup kita. Panggilan ini dapat kita wujudkan dengan melayani dan mengasihi sesama yang ada di lingkungan kita. Yang terpenting di sini adalah kualitas pelayan yang kita berikan kepada orang lain.  Kita harus dengan sungguh-sungguh melayani dengan tulus melalui tugas yang dipercayakan kepada kita dalam hidupsehari-hari8. Dalam hal ini kita dapat belajar dari Santo Agustinus yang kita peringati hari ini.

Ya Tuhan, terimakasih atas kasih yang telah Engkau berikan kepadaku. Ajarilah aku untuk berani menjadi orang yang bijak dalam segala hal. Amin.

Lentera Batin

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon