02 August 2015

Renungan Hari Kamis 6 Agustus 2015

Renungan Hari Kamis 6 Agustus 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Kamis 6 Agustus 2015


Putera Terkasih


    Injil hari ini mengisahkan kepada kita bagaimana Yesus dimuliakan oleh Bapa-Nya di sebuah gunung. Di tempat itu, Ia dinyatakan oleh Bapa-Nya sebagai Putera yang terkasih. Selain itu, injil hari ini menyajikan pula tokoh Petrus sebagai pribadi yang spontanitas. Spontanitas pribadi Petrus itu tampak dari reaksinya untuk mendirikan tiga kemah, padahal mungkin belum tentu juga ia empersiapkan tenda tersebut dari bawah.

    Gambaran tinggi yang dilukiskan dengan gunung itu mengajarkan kita untuk tidak hanya kerasan berada dalam "tenda kenyamanan" hidup kita. Apalagi ada dalam posisi aman, nyaman dan yang membuat kita pun enggan untuk turun membagikan pengalaman iman seperti yang dialami ketiga murid yang ikut menyaksikan penampakan kemuliaan-Nya.

    Para murid hendaknya berani juga "turun gunung" untuk mewartakan pengalaman yang menginspirasikan banyak orang yang ada di bawah. Bagaimana dengan hidup kita saat ini? Kalau kita bercermin dari peristiwa dan latar tempat gunung, saran kemah yang akan didirikan Petrus itu, beranikah kita juga meninggalkan hal yang mungkin sudah membuat hati dan diri kita nyaman di ketinggian itu untuk sejenak merenungkan situasi sekitar kita.

    Pengalaman yang demikian mungkin susah untuk kita tinggalkan. Apalagi zona aman tersebut juga telah lama kita alami. Namun peristiwa penampakan kemuliaan Yesus itu menginspirasi kita untuk mewartakan sukacita yang kita dapatkan dalam pengalaman berada di dekat-Nya. Pengalaman ini sekaligus mengajak kita untuk rendah hati mendengarkan apa yang dikehendaki-Nya dalam hidup kita sebagaimana yang dismpaikan Bapa, "Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia" (Mrk 9:7)


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon