08 August 2015

Renungan Hari Rabu 12 Agustus 2015

Renungan Hari Rabu 12 Agustus 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Rabu 12 Agustus 2015


Ikat dan Lepaskan


    Manusia adalah makhluk sosial, artinya bahwa manusia tidak bisa hidup seorang diri saja. Ia selalu membutuhkan orang lain. Oleh sebab itu, ia harus menjalin relasi dan komunikasi dengan yang lain. Dalam perjumpaan dengan yang lain itu terkadang muncul konflik sehingga relasi itu terpecah. Perlu adanya perdamaian (rekonsiliasi) agar relasi kembali baik.

    Ajaran Yesus dalam Injil hari ini sangatlah menarik dan sesuai dengan situasi zaman ini yang ingin serba cepat menghakimi orang lain. Dalam Injil Yesus berpesan: "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu disangsikan, Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat" (Mat 18:15-17a). Mungkinkah ajaran ini masih faktual pada zaman ini? Memanglah sangatlah sulit. Kecenderungan manusia ialah langsung menghakiminya rame-rame hingga "babak belur".

    Yesus meminta kita umatnya untuk saling mengasihi satu sama dengan yang lain. Kita diminta untuk melepaskan segala keterikatan, kebencian, dendam, dan lain sebagainya. Kemudian mengikat satu sama lain dengan kasih. Dalam akhir Injil, nasihat Yesus semakin dalam, "Sebab di mana ada dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka" (Mat 18:20). Mungkinkah Allah hadir di tengah-tengah orang yang sedang bermusuhan? Lepaskan permusuhan maka Allah akan hadir di tengah-tengah kita dan hidup kita akan semakin bahagia. Amin.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon