29 August 2015

Renungan Hari Rabu 2 September 2015

Renungan Hari Rabu 2 September 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Rabu 2 September 2015


Bijaksana


    Yesus adalah Mesias, orang yang diurapi Allah untuk membawa bangsa Israel kepada "kejayaan". Tapi, mengapa Yesus melarang siapa saja yang hendak menyatakan diri-Nya sebagai Mesias? Itu semua karena waktunya belum tepat.

    Pada saat itu, Yesus belum banyak menyampaikan ajaran-Nya. Orang-orang belum siap untuk mengerti makna Mesias yang Yesus bawa. Orang-orang Israel saat itu masih mengartikan Mesias sebagai seseorang yang akan memimpin mereka merdeka dari penjajahan kekaisaran Roma. Padahal, makna Mesias yang dibawa oleh Yesus lebih dari pada itu, yaitu Mesias sebagai orang yang membebaskan atau memerdekakan manusia dari kekuasaan dosa.

    Larangan Yesus (bdk. Luk 4:41) bertujuan agar Ia selanjutnya dapat mewartakan Kerajaan Allah. Seandainya saat itu orang banyak hanya mengakui Yesus sebagai Mesias yang memimpin mereka merdeka dari penjajahan Roma, maka Injil Kerajaan Allah tentang pertobatan dan hubungan cinta dengan Allah bisa-bisa tidak akan pernah dipahami orang banyak. Dalam hal ini, Yesus sungguh bijaksana karena Ia menolak kesempatan untuk menjadi popular atau terkenal demi tujuan yang lebih luhur di masa depan.
    Saudaraku, terkadang kita tidak terlalu bijaksana dalam pilihan hidup ini. Seringkali kita lebih memilih kesenangan-kesenangan sesaat dan melupakan tujuan hidup kita yang sejati sebagai pengikut Kristus. Tak jarang kita hanyut dalam suasana "mumpung ada kesempatan", "mumpung ngaak ada yang lihat", dan sebagainya. Mari kita belajar bijaksana dari Tuhan.

Ya Tuhan, ajarilah aku menjadi bijaksana dalam memilih segala sesuatu dalam hidupku. Amin.


1 komentar so far

Bacaan harian seharusnya ditulis sehingga kita bisa membaca dan merenungkan

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon