11 August 2015

Renungan Hari Sabtu 15 Agustus 2015

Renungan Hari Sabtu 15 Agustus 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Sabtu 15 Agustus 2015


Penghalang atau Sarana Rahmat


    Di sebuah kampung, ada orangtua yang harus membanting tulang untuk menghidupi dan menyekolahkan kedua anaknya. Harapan mereka: semoga anak-anak bisa menjadi orang sukses di masa mendatang. Sayangnya si bungsu tumbuh dengan kemampuan otak di bawah rata-rata. Ia tak secerdas kakaknya, sehingga ia tumbuh menjadi pribadi yang pemalu, minder, penakut dan sering diejek teman-temannya. Akibat beban hidup, orangtua tersebut melampiaskan kemarahannya kepasa si bungsu. Dampak dari ejekan teman dan kemarahan orangtuanya, ia semakin berkecil hati. Bahkan hidup doa yang ia bangun kini hilang.

    Saudara sekalian, Injil hari ini dan kisah di atas menggambarkan orang yang menghalangi berkat Allah mengalir. Kini kita tahu, bahwa menjadikan kelemahan orang lain sebagai batu sandungan sama halnya menghalangi karya Allah dalam diri seseorang. Kita seharusnya membantu orang lain mendekatkan diri pada Allah agar mampu menerima, mensyukuri dan menghidupi realita yang ada, bukan sebaliknya. Pertanyaan bagi kita, apakah kita menjadi pribadi penghalang berkat Allah? Ataukah kita sebagai orang yang menjadi saran berkat Allah mengalir? Semoga dengan menyadari hal ini, kita menjadi sarana berkat Allah untuk semua.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon