15 September 2015

Renungan Hari Sabtu 19 September 2015

Renungan Hari Sabtu 19 September 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Sabtu 19 September 2015


Siap untuk "Dilukai"


    Seorang Petani harus mencangkul atau membajak tanah miliknya sebelum menanaminya. Si tanah pasrah saja karena ia sadar bahwa semakin ia "dilukai" oleh cangkul dan traktor, ia akan menjadi semakin baik dan subur. Seandainya si tanah dapat berbicara, mungkin ia akan berkata: "Terima kasih Pak Petani karena Engkau sudah 'melukai'ku dengan cangkulmu."

    Saudara yang terkasih, setelah membaca Injil hari ini, kita dihadapkan kepada sebuah pertanyaan: mau menjadi tanah seperti apa kita? Saya yakin bahwa kita semua memilih untuk menjadi tanah yang baik. Namun, seperti dalam kisah singkat di atas, kita ditanya: Beranikah kita "dicangkul" atau "dibajak" dan relakah kita "dilukai" demi menjadi lebih baik?

    Banyak cara Tuhan mengolah diri kita, sebagian besar melalui kegagalan, kekecewaan, kesedihan, kehilangan, cercaan, teguran, dan sebagainya. Memang semua itu menyakitkan. Tetapi, dari pengalaman itulah kita belajar untuk bangkit dan lebih bersandar pada-Nya. Saat kita mengalami itu semua, kita ingin dibantu. Akhirnya, ketika orang lain yang mengalami susah, kita bisa merasakan kesusahan mereka dan kita pun memiliki daya untuk menolong mereka.

`    Hanya orang yang pernah gagal namun berhasil bangkit lagi yang bisa menginspirasi atau memberi motivasi kepada orang-orang lain yang gagal. hanya orang yang pernah kecewa namun berhasil tabah dan bangkit yang bisa menghibur mereka yang putus asa. Dan, hanya orang yang pernah jatuh dan berdiri lagi yang bisa mengajarkan orang lain untuk bangkit dari keterpurukan mereka. Saya siap untuk "dilukai" dengan pengalaman yang tidak menyenangkan. Bagaimana dengan Anda?


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon