22 September 2015

Renungan Hari Sabtu 26 September 2015

Renungan Hari Sabtu 26 September 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Sabtu 26 September 2015


Pengorbanan


    Bacaan pertama hari ini mengisahkan penglihatan ketiga Zakharia. Pada penglihatan itu, Zakharia memperoleh penyataan rencana Cinta Allah kepada manusia. Cinta itu dilambangkan dengan kedatangan dan penyertaan-Nya di Yerusalem. Cinta Allah akan melindungi umat-Nya dengan menjadi benteng yang kuat.

    Pada bacaan Injil, kepenuhan Cinta Allah terwujud dalam kedatangan dan nubuat tentang pengorbanan Yesus Kristus. Yesus yang adalah  Cinta Allah rela diserahkan ke dalam tangan manusia. Dia, Allah yang menjadi manusia, mengorbankan diri seutuhnya demi keselamatan kekal manusia.

    Cinta menuntut pengorbanan. Tidak ada cinta tanpa pengorbanan. Oleh sebab itu, pengorbanan menjadi bukti cinta. Pengorbanan diri Allah dengan menjadi manusia dan menderita hingga mati adalah bukti Cinta-Nya kepada manusia. Cinta Allah adalah cinta yang setia, cinta yang menyerahkan diri sepenuhnya. Cinta demikianlah hendaknya dimiliki umat beriman.

    Umat beriman telah diberi contoh nyata tentang Cinta Allah, yaitu Cinta sejati, Cinta yang setia. Oleh sebab itu, umat beriman hendaknya juga menjadi saksi Cinta dalam cara hidup sehari-hari. Cinta Allah itu dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk panggilan hidup. Cinta sepasang suami istri, kesetiaan biarawan dan biarawati, cinta orangtua terhadap keluarganya, cinta guru terhadap muridnya, menjadi bagian dari perwujudan Cinta Allah. Kini, mari kita uji cinta kita kepada orang lain, sungguhkah cinta itu berlandaskan pada Allah dan terarah kepada Dia, atau justru cinta itu terarah untuk diri sendiri, demi keuntungan pribadi? Mari bermenung.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon