17 September 2015

Renungan Hari Senin 21 September 2015

Renungan Hari Senin 21 September 2015, Renungan Harian, Santo Katolik

Renungan Hari Senin 21 September 2015


Dekati Orang Berdosa


    Pada bacaan Injil hari ini, Matius awalnya adalah seorang pemungut cukai. Dalam dunia dan alam pikir Yahudi, pemungut cukai adalah orang yang sangat berdosa dan sangat dibenci oleh orang Yahudi. Mereka dianggap demikian karena mereka adalah orang-orang kepercayaan Romawi dan pengkhianat bangsanya. Kala itu, Romawi adalah penjajah. Salah satu bangsa yang dijajah adalah orang-orang Yahudi. Pemungut cukai adalah orang yang memungut pajak secara berlebihan dari para jajahan. Mereka "mencekik" rakyat dengan cara membebankan pajak yang sangat tinggi. Maka tidaklah mengherankan jika dalam cerita ini orang Farisi protes terhadap kelakuan Yesus bersama para murid-Nya yang makan bersama para pemungut cukai.

    Hal menarik adalah bahwa Yesus tidak menjauh dari para pemungut cukai itu. Yesus membela merak dengan kasih-Nya yang besar. Domba-domba yang hilang itu, yaitu para pemungut cukai, disapa-Nya dengan lembut.

    Yesus tidak menjauh dari orang-orang berdosa. Dia, lewat pendekatan-Nya yang unik dan menarik, ingin mengajak orang berdosa untuk bertobat. Yesus membenci dosa dan perbuatan jahat, tapi Dia tidak membenci orangnya. Dia masih tetap mengasihi orang-orang berdosa.

    Kita sebagai manusia, masih sering memandang orang lain sebagai orang yang berdosa. lalu kita menjauh dari orang berdosa ini. Namun sabda Allah hari ini, kita diajak untuk tidak menjauhi orang-orang berdosa. Kita boleh membenci perbuatan dosa itu, namun jangan sampai kita membenci orangnya. Allah mau supaya manusia lepas dari dosa, dan seperti Santo Matius yang kita rayakan hari ini, dapat ikut mewartakan Injil dan Kerajaan Allah secara gigih. Mari kita dekati para pendosa dan ajak mereka ke jalan yang benar kepada keselamatan.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon