Santo Katolik 1.0 Aplikasi Android

27 October 2015

Renungan Hari Jumat 30 Oktober 2015

Renungan Hari Jumat 30 Oktober 2015, Pilihan hidup, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Jumat 30 Oktober 2015


Pilihan hidup


    Dalam kehidupan sehari-hari, cukup banyak peraturan yang kita temui baik itu tertulis maupun tidak tertulis, yang mengikat pribadi maupun kelompok. Peraturan dibuat sebagi bentuk untuk dapat mengatur tata kehidupan manusia, supaya menjadi lebih baik lagi daripada sebelumnya. Namun, segala macam peraturan bukan berarti harus ditaati dan bukan berarti harus dilanggar, karena belum tentu apa yang kita lakukan sungguh-sungguh salah dan merugikan orang lain, perlu diperhatikan situasi dan kondisi saat kita berbuat.

     Bapak, ibu, serta saudara-saudari yang terkasih, dalam Injil hari ini Yesus menyembuhkan orang sakit di hadapan orang Farisi. Kita tahu bahwa orang Farisi merupakan kelompok orang yang sangat taat pada hukum Taurat dan Yesus melakukan penyembuhan dihadapan mereka pada hari Sabat. Hari Sabat adalah saat yang dikhususkan bagi tuhan dan dilarang melakukan pekerjaan pada saat hari itu. Yesus mengajarkan bahwa lebih baik menolong orang yang sangat memerlukan bantuan dengan menyembuhkan si sakit daripada membiarkannya, karena si sakit sangat membutuhkan kesehatan baginya.

    Bapak, ibu, serta saudara-saudari yang terkasih, taat pada aturan memang sangat baik untuk dilakukan, namun bukan berarti membiarkan sesuatu yang kurang baik karena taat pada aturan sehingga tidak berani berbuat sesuatu. Dalam hidup sehari-hari memang sering kita berhadapan pada dua pilihan yang terkadang membuat kita menjadi bingung bahkan tidak berani mengambil keputusan untuk berbuat sesuatu. Yesus dalam Injil hari ini mengajak kita untuk berani mengambil keputusan demi kebaikan sesama yang membutuhkan. Beranikah kita membantu sesama yang membutuhkan meskipun dihadapkan pada pilihan-pilihan yang terkadang membuat kita menjadi merasa bersalah? Ataukah kita hanya mendiamkan sesuatu yang kurang baik?


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon