18 October 2015

Renungan Hari Rabu 21 Oktober 2015

Renungan Hari Rabu 21 Oktober 2015, Waktu yang tepat, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Rabu 21 Oktober 2015


Waktu yang tepat


    Urip nang donya iku mung mampir ngguyu (hidup di dunia itu hanya mampir ketawa). Melalui kata-kata ini mau dikatakan bahwa hidup manusia itu hanya sebentar seperti orang yang sedang tertawa. Karena hidup hanya sebentar, diharapkan manusia menggunakan kesempatan itu untuk berbuat kebaikan dalam hidupnya. Kesempatan itu biasanya datang sekali, maka sangat penting untuk dilakukan.
   
    Saudara-saudari terkasih, kedatangan seorang tamu dalam sebuah keluarga pasti akan membawa kesenangan apalagi kalau tamu itu adalah tamu yang penting bagi keluarga itu. Tuan rumah akan mempersiapkan segala sesuatu yang perlu sebelum tamu itu akan datang. Lalu bagaimana kalau yang datang itu adalah Tuhan, apa yang harus kita persiapkan? Kita tidak tahu kapan Tuhan itu datang kepada diri kita. Yang jelas Tuhan datang pada waktu yang tepat dan kapan waktu itu kita tidak tahu. Dari pihak kita dituntut untuk senantiasa berjaga-jaga dan mempersiapkan untuk kedatangan Tuhan. Berjaga-jaga bukan sikap yang pasif tetapi aktif mempersiapkan diri dengan tetap setia menjalankan tugas yang dipercayakan. Orang yang dengan setia berjaga dan menjalankan tugas dengan baik pada saat Tuhan datang akan diberi ganjaran yang setimpal. Ganjaran itu adalah diangkat sebagai pengawal akan kepunyaan Allah dan ambil bagian dalam kuasa Kerajaan Allah. Sedangkan yang tidak mempersiapkan diri dengan baik akan diberi hukuman dan penyiksaan yang dipercayakan kepadanya.

    Saudara-saudari terkasih, kita tidak tahu kapan waktunya Tuhan datang untuk mengmbil kita dari dunia ini. Kita pun pada akhirnya harus mempertanggungjawabkan segala perbuatan kita dihadapan-Nya. Oleh karena itu, sebagai pengikut Kristus kita dituntut untuk berjaga dan selalu dengan sikap, kata, dan perbuatan yang serba baik. Jangan lengah sedikitpun dan terjerumus ke lembah kejahatan.
 

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon