31 October 2015

Renungan Hari Selasa 3 November 2015

Renungan Hari Selasa 3 November 2015, Kupunya Karunia, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com
Renungan Hari Selasa 3 November 2015

Kupunya Karunia

    Setiap orang pasti diberi suatu karunia. Karunia itu kurang lebih nampak dalam pekerjaan seseorang. Ketika melihat petani, orang berkata bahwa ia diberi karunia untuk menanam dan memelihara tanaman atau orang sering bilang: tangannya "dingin". Ketika melihat guru, orang berkata bahwa ia diberi karunia untuk mengajar. Sepertinya tidak ada orang yang tidak diberi karunia oleh Tuhan. Bahkan, tidak jarang orang menemui pribadi yang dipandang memiliki beberapa karunia sekaligus atau orang sering menyebutnya "multi-talent".

    Rasul Paulus dalam bacaan pertama (Rm 12:5-8) mengingatkan kita untuk menggunakan karunia yang telah kita terima sebaik-baiknya. Setiap orang saling melengkapi dengan karunianya masing-masing. Oleh karena itu, kita harus yakin bahwa kekhasan karunia setiap orang itu berharga dan akan semakin sempurna ketika saling melengkapi.

    Meskipun demikian, karunia-karunia itu hendaknya jangan membuat kita lupa diri. Jangan sampai karunia yang kita miliki membuat kita terlalu sibuk sehingga melupakan Sang Pemberinya. Dalam Injil hari ini, Yesus menceritakan gambaran orang-orang yang lupa diri karena karunia yang diterimanya (Luk 14:18-20,24). Mungkin orang yang pertama dan kedua adalah seorang petani sukses yang semakin sibuk di lahannya dan mencari-cari alasan untuk menolak undangan Tuhan. Pada akhirnya orang-orang seperti meraka tidak diterima lagi ke dalam pesta Tuhan.

    Pernahkah atau justru seringkali kita menghindar untuk mengikuti doa-doa bersama, ibadat, atau Misa dengan alasan pekerjaan atau karunia yang kita terima? Apa kita akan memilih untuk terus mengelak dan menghindar? Semoga kita tidak memilih untuk seterusnya ditolak dari Perjamuan Abadi Tuhan.
 
Lentera Batin

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon