17 November 2015

Renungan Hari Jumat 20 November 2015

Renungan Hari Jumat 20 November 2015, Bait Allah, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Jumat 20 November 2015


Bait Allah

   
    Tradisi Yahudi mewajibkan setiap orang Yahudi mempersembahkan kurban tahunan sekali dalam satu tahun di Kenisah, di Yerusalem. Banyak orang Yahudi berdatangan dari arah penjuru mata angin. Kedatangan mereka dengan maksud mempersembahkan kurban bagi Allah. Tak mungkin bagi mereka membawa kurban persembahan dari tempat yang jauh, sehingga menjadi kesulitan tersendiri. Maka, petugas Bait Allah mengambil kebijaksanaan dengan menjual domba untuk kurban persembahan, sehingga mereka yang jauh dapat membelinya. Untuk membeli hewan kurban, pengunjung yang datang harus menukarkan uangnya dengan uang khusus.

    Namun situasi demikian disalahgunakan oleh orang-orang tertentu yang mempunyai peran dalam rumah ibadat. Banyak dari mereka menjadikan Bait Allah menjadi lahan bisnis. Tempat suci itu tak mereka hargai lagi. Mereka menjadikan tempat suci sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. Bait Allah tidak dipandang sebagai tempat Allah bersemayam. Kekudusan Allah mereka jadikan sumber mencari uang.

    Bait Allah adalah tempat berkumpul dan untuk berdoa bagi orang-orang Yahudi. Hati kita juga merupakan Bait Allah, di mana Allah hadir dan menyucikan hati kita dari segala dosa-dosa. Tuhan tidak menginginkan hati kita terjangkit virus dossa, yang membuat manusia celaka. Maka, Ia memberikan sarana agar manusia hidup kudus, seperti sakramen tobat yang dipercayakan kepada Gereja. Oleh iman-Nya sakramen tobat dipercayakan untuk diterimakan kepada siapapun yang menginginkan. Kini bagaimana kita menanggapi kemurahan Allah tersebut. Sebesar apakah usaha yang kita lakukan untuk hidup kudus di hadapan Allah?


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon