05 November 2015

Renungan Hari Minggu 8 November 2015

Renungan Hari Minggu 8 November 2015, Dia Memberi dari kekurangannya, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Minggu 8 November 2015


Dia Memberi dari kekurangannya


    Injil Hari ini sangat menarik dan sekaligus menggelitik. Mengapa? Yesus berbicara tentang 'persembahan'. Apa menariknya, bukankah ini hal yang biasa? Benar! Yesus menerangkan nilai persembahan dengan membandingkan antara orng-orang kaya dan janda yang miskin. Orang kaya memberi dari kelimpahanny. Sesuatu yang wajar karena memang dia punya kemampuan. Sementara janda miskin ini memberi dari kekurangannya. Apa yang salah? Memang tidak ada yang salah. Yesus tidak menyampaikan pengajaran tentang siapa yng salah dan siapa yang benar.

    Melalui persembahan janda miskin, Yesus hendak mengajarkan kepada kita bahwa hidup adalah anugerah yang harus senantiasa disyukuri dan dipersembahkan kepada Tuhan. Kehadiran janda di Bait Allah didorong oleh kerinduannya untuk bertemu dengan Allah yang selama ini dihayatinya 'Allah hadir dan menyertai hidupnya'. Apa yang pantas untuk Tuhan, tak lain dan tak bukan adalah persembahan dirinya. "..dua peser, yaitu satu duit" adalah seluruh miliknya. Uang itu sangat berarti baginya, tetapi dengan penuh sukacita di persembahkan kepada Allah. Persembahannya sungguh bernilai di hadapan Tuhan, karena dia mempersembahkan dirinya.

    Bagaimana dengan kita? Yesus telah mempersembahkan hidup-Nya di atas kayu salib untuk membayar lunas hutang dosa kita. Dalam Kristus, kita semua beroleh hidup. Ini sungguh merupakan anugerah yang luar biasa. Anugerah ini mengundang kita semua untuk mempersembahkan hidup kita kepada Allah. Dalam Allah, kita semua akan beroleh kebahagiaan sempurna.

    Salah satu tanda persembahan hidup kita adalah kolekte pada setiap Perayaan Ekaristi. Bukan dari jumlahnya, maka kolekte kita bermakna, tetapi sejauhmana kolekte itu sungguh kita siapkan dan merupakan ungkapan syukur atas anugerah Allah yang kita terima.

Ya Bapa, ajarilah kami untuk mempersembahkan hidup kami kepada-Mu. Amin.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon