21 November 2015

Renungan Hari Selasa 24 November 2015

Renungan Hari Selasa 24 November 2015, Eling Lan Waspada, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Selasa 24 November 2015


Eling Lan Waspada


    Beberapa bulan lalu, dunia dikejutkan dan dicemaskan oleh isu bunyi sangkakala. Banyak orang gelisah akan fenomena ini. Peristiwa ini mengingatkan orang akan beberapa teori atau segala sesuatu yang mereka dengar dari orang lain tentang tanda-tanda kiamat. Lantas, peristiwa tersebut seolah menjadi hari-H datangnya kiamat. Dengan cepat orang dihantui isu tersebut.

    Saudaraku, Injil hari ini mengajak kita untuk senanttiasa ingat dan wasapada (eling lan waspada) akan isu-isu yang dengan cepat bahwa hari Tuhan memang akan datang namun kita tidak tahu kapan datangnya. Meski kita tidak tahu akan datangnya haru Tuhan tersebut, kita diajak untuk tetap waspada dalam menjalani kehidupan ini.

    Mengapa perlu eling lan waspada? Karena Yesus dalam Injil hari ini menyapa kita agar kita jangan disesatkan oleh isu-isu murahan yang justru membuat hidup tidak tenang. Jangan sampai kita terjebak oleh isu-isu yang demikian yang justru menguras semangay kita dalam berpengharapan. Maka jangan sampai kita lengah dengan itu semua.

    Sebagaimana sikap kita yang eling lan waspada terhadap segala sesuatu, serentak kita diajak untuk merenungkan bahwa nilai di dalam sikap itu sungguh besar dibandingkan jika kita terjebak oleh isu-isu. Hari ini Yesus mengajak kita untuk tetap fokus akan apa yang kita jalani. Baik dalam rutinitas kita, dan juga pergumulan hidup kita. Sikap eling lan waspada membantu kita untuk tetap memiliki harapan akan keselamatan itu. Apakah saya mudah larut pada isu-isu murahan itu? Atau apakah saya berjuang unttuk tetap eling lan waspada dalam setiap perjalanan hidup kita? Mari bermenung.

Tuhan, terimakasih atas anugerah kesehatan ini. Berilah akau senantias sikap siap dan waspada akan peristiwa yang kadang menggelisahkan hidupku. Dengan demikian aku tetap memegang teguh pengharapan akan Dikau satu-satunya keselamatanku. Amin.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon