Santo Katolik 1.0 Aplikasi Android

29 December 2015

Renungan Hari Jumat 1 Januari 2016

Renungan Hari Jumat 1 Januari 2016, Kegembiraan Maria dan Para Gembala, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Jumat 1 Januari 2016


Kegembiraan Maria dan Para Gembala


    Tema Injil hari ini adalah kelahiran Yesus. Injil menggambarkan kelahiran Yesus sebagai sebuah peristiwa yang menggembirakan, khususnya bagi para gembala. Para gembala datang untuk melihat Bayi Yesus. Mereka memuji dan memuliakan Allah karena mereka boleh melihat Bayi Kudus yang terbungkus lampin di palungan. Mereka sungguh bergembira dan bersukacita atas kelahiran Sang Bayi itu.

    Ada sosok menarik dari kisah ini, yaitu Maria. Dalam Injil dikisahkan bahwa ketika para gembala sedang bergembira dan bersukacita, Maria malah terlihat seperti tidak bergembira. Ia seperti terdiam dan termenung. Menjadi pertanyaan bagi kita: Apakah Maria tidak bergembira melihat putranya lahir? Jawabannya adalah tentu tidak. Sebagai seorang ibu pasti Maria sungguh gembira melihat putra tunggalnya telah lahir. Akan tetapi mengapa Maria tidak menunjukkan kegembiraan itu? Maria tidak menunjukkan kegembiraan itu karena baginya, peristiwa kelahiran Yesus ini sungguh merupakan peristiwa iman. Sebagai seorang ibu, ia sungguh merasakan kegembiraan yang tiada taranya. Kegembiraan batin yang belum pernah ia rasakan. Ia tidak sanggup untuk berkata-kata lagi karena kegembiraan yang sungguh luar biasa ini. Oleh karena itu, ia hanya mampu terdiam dan merenungkan segala karya Tuhan itu dalam hatinya.

    Apa yang diungkapkan oleh para gembala dan Maria tentu adalah sebuah ungkapan baik yang timbul sungguh dari kedalaman hati sehingga mereka pun mampu menemukan makna peristiwa itu bagi  dan dalam hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita pernah mengalami banyak peristiwa yang menyenangkan dan  menggembirakan. Menjadi permenungan bagi kita adalah: Bagaimana sikap kita dalam menganggapi peristiwa yang menggembirakan itu, apakah seperti para gembala atau Maria? Selamat bermenung.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon