21 December 2015

Renungan Hari Kamis 24 Desember 2015

Renungan Hari Kamis 24 Desember 2015, Bersyukur pada Tuhan, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Kamis 24 Desember 2015


Bersyukur pada Tuhan


    Saudara-saudari yang terkasih, bacaan Injil hari ini menceritakan mengenai pujian Zakharia atas kelahiran puteranya yaitu Yohanes Pembaptis. Zakharia pada awalnya tidak percaya bahwa Elisabet iaterinya akan mengandung dan melahirkan seorang anak. Ketidakpercayaan Zakharia ini terjadi karena ia membutuhkan bukti bahwa berita dari malaikat itu akan menjadi kenyataan. Sebagai manusia, Zakharia sadar bahwa isterinya yang lanjut usia pasti tidak bisa mengandung lagi. Sebagai akibat dari ketidakpercayaannya itu ia menjadi bisu dan baru bisa berbicara ketika anaknya lahir. Kelahiran Yohanes Pembaptis merupakan kegenapan akan janji Allah kepada raja Daud (2Sam 7:8-16). Kelahiran Yohanes Pembaptis merupakan bukti bahwa Allah mencinttai dan ingin membebaskan manusia dari dosa. Peristiwa ini mau menunjukkan bahwa Allah tidak pernah lupa akan janji-Nya bagi orang yang percaya kepada-Nya.

    Saudara-saudari yang terkasih, Yohanes Pembaptis disebut sebagai nabi terakhir dalam Perjanjian Lama. Ia adalah nabi yang mahatinggi yang mempersiapkan jalan bagi kedatangan Yesus Kristus ke dunia untuk menyelamatkan dan menebus manusia dari dosa. Peristiwa ini patut kita syukuri dalam hidup kita. rasa syukur itu kita haturkan kepada Allah karena Ia sungguh-sungguh mencintai kita dan rela mengutus Putera-Nya ke dunia.

    Saudara-saudari yang terkasih, pada hari terakhir masa adven ini kita diajak untuk mensyukuri anugerah-anugerah yang telah kita terima dalam hidup. Kita bersyukur atas keberhasilan dalam usaha, keberhasilan dalam belajar, keberhasilan karena boleh menjalani masa adven dengan baik. Selain bersyukur kita juga diajak untuk menyiapkan kedatangan Mesias dan menyakininya dengan iman kita. Kedatangan Mesias merupakan tanda penyertaan Allah bagi kita. Selamat datang Sang Raja Damai yang kami rindukan bersama seluruh alam semesta.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon