17 December 2015

Renungan Hari Minggu 20 Desember 2015

Renungan Hari Minggu 20 Desember 2015, Perjumpaan dan Sesama, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Minggu 20 Desember 2015


Perjumpaan dan Sesama


     Tak terasa sebenntar lagi kita akan merayakan Hari Raya Natal. Tentu saja sudah cukup banyak persiapan yang telah dilakukan, mulai dari mendekor gereja, koor, membersihkan rumah, menyiapkan kue dan masih banyak lagi persiapan yang kita lakukan untuk menyambut Natal. Namun, bagaimana dengan persiapan hati dan batin kita? Terkadang kita lupa menyiapkan hati dan batin karena terlalu sibuk dengan persiapan jasmani. Selain itu, kita juga sibuk dengan kunjungan-kunjungan ke rumah sanak saudara maupun kerabat.

    Bapak, ibu serta saudara-saudari yang terkasih, Nabi Mikha menubuatkan kedatangan Mesias sebagaimana disampaikan oleh Allah kepadanya. Ia akan membawa ke padang rumput yang hijau dan menjaga dari serangan binatang buas serta musuh. Nubuat Mikha menjadi janji Allah bagi umat-Nya Israel dan janji itu merupakan suatu harapan yang memberi arah dalam perjalanan hidup. Pemenuhan janji Allah kembali ditekankan oleh Paulus kepada jemaat di Ibrani, Yesus yang hadir ke dunia sebagai bukti kasih-Nya kepada Bapa, untuk memenuhi janji Allah.

    Zakaria dan Elisabet termasuk pasangan hidup dalam pengharapan akan janji Allah. Mereka melihat bahwa kelahiran Yohanes Pembaptis merupakan pemenuhan janji itu dan sebagai persiapan kedatangan Yesus. Maria mendapat kabar dari malaikat dan bersegera mengunjungiElisabet untuk melihat tanda, yakni pemenuhan janji Allah. "Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia,, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."

    Bapak, ibu serta saudara-saudari yang terkasih, persiapan jasmani memang perlu, tetai perlu juga menyiap hati dan batin dalam menyambut kedatangan Sang Juruselamat. Perjumpaan atau saling mengunjungi ke rumah saudara maupun kerabat, menjadi sarana untuk berbagi kebahagiaan, sukacita dan penghiburan, bukan sekedar pesta pora saja. Maka, marilah kita saling membagikan sukacita Natal dengan sesama dalam perjumpaan kita sehari-hari.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon