Santo Katolik 1.0 Aplikasi Android

03 December 2015

Renungan Hari Minggu 6 Desember 2015

Renungan Hari Minggu 6 Desember 2015, Bertobatlah dan Berilah Dirimu Dibaptis, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Minggu 6 Desember 2015


Bertobatlah dan Berilah Dirimu Dibaptis


    Salah satu tokoh yang perlu kita renungakan pada masa Adven ini adalah Yohanes Pembaptis. Siapakah dia?  Berita kelahirannya  mengiringi berita kelahiran Yesus Kristus. Dalam Injil hari ini, dia dimunculkan sebagai 'suara yang berseru di padang gurun'. Dia membuka jalan bagi kemunculan Yesus Kristus, Sang Juruselamat yang telah dinantikan oleh semua orang. Dialah yang memperkenalkan Yesus kepada khalayak ramai bahwa Yesus adalah Almasih, 'membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak'. 'Dialah nabi yang terbesar yang pernah ada di dunia ini', sabda Yesus. Sungguh Yohanes Pembaptis adalah tikoh yang sangat penting dalam kemunculan Yesus di muka umum.

    Seruan padang gurun Yohanes adalah, 'Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu,..'. Yohanes menyampaikan seruan agar semua Israel khususnya pada waktu itu, untuk bertobat dan memberikan diri mereka dibaptis. Sang Juruselamat, Yesus Kristus telah datang. Untuk menyambut kedatangan-Nya, hanya dengan bertobat, memperbarui hidup dan dilahirkan kembali menjadi manusia baru.

    Dosa yang dimulai oleh Adam dan Hawa, telah memisahkan kita semua dengan Tuhan. Dosa telah menghatarkan manusia hidup dalam cinta diri, keserakahan, permusuhan, kebencian, iri hati; sehingga hidup manusia menjadi tidak damai. Ketidakadilan dan penindasan ada di mana-mana. Allah, dalam diri Yesus Kristus, hadir dan menawarkan jalan keselamatan yang diserukan oleh Yohanes Pembaptis, 'bertobatlah'.

    Kita telah memasuki Minggu Adven yang kedua, sejauhmana kita mendengarkan seruan Yohanes, kemudian melihat bagaimana hubungan kita dengan Allah dan sesama? Marilah kita dengan rendah hati semakin menyiapkan menyambut kelahiran Yesus Kristus. Membersihkan diri, meratakan jalan bagi Tuhan untuk menyapa dengan penuh kasih. Sambutlah, Dia datang menyapa kita dengan penuh kasih.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon