06 December 2015

Renungan Hari Rabu 9 Desember 2015

Renungan Hari Rabu 9 Desember 2015, Stres Melanda, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com
Renungan Hari Rabu 9 Desember 2015

Stres Melanda

    Pernahkah Anda mengalami situasi tidak ada harapan lagi seperti yang diungkapkan dalam Injil hari ini, letih, lesu, dan berbeban berat? Situasi demikian orang sering menyebutnya dengan kata "stres". Banyak lagi alasan orang mengalami stres. Stres karena pekerjaan, panggilan hidup, pasangan hidup, tidak ada uang atau mungkin karena kebanyakan uang. Terkadang situasi demikian dijadikan alasan untuk membela diri dari kewajiban dan tanggungjawab. Terkadang juga dijadikan alasan untuk menutupi kegagalan, misalnya: kenapa pekerjaan Anda berantakan, atau hasil ujian Anda menurun? Terkadang jawaban yang terlontar "saya sedang stres dan tidak bisa berpikir dengan baik." Bagaimana Anda menghadapi stres? Apakah Anda lari kepada hiburan yang sifatnya sementara saja, nonton, makanan, belanja, atau yang lebih ekstrem lagi menggunakan obat-obatan terlarang atau justru Anda pergi berdoa, berbuat amal dan kegiatan positif lainnya.

    Injil hari ini, adalah jawaban atas situasi stres yang mungkin sedang Anda hadapi. Dalam Injil hari ini dikatakan bahwa Yesus menjanjikan penghiburan bagi mereka yang sedang menghadapi situasi letih, lesu dan berbeban berat. Caranya ialah dengan datang kepada-Nya, lalu syaratnya ialah percaya kepada-Nya. Namun terkadang pilihan datang kepada Yesus untuk mencari jawaban atas persoalan hidup menjadi pilihan terakhir jika kita telah lelah dengan pencarian hiburan yang semu. Lalu bagaimana caranya datang kepada Yesus? Bertekunlah dalam doa, aktiflah dalam kegiatan-kegiatan Gereja dan berbuatlah baik kepada orang yang menderita.

    Marilah kita datang kepada Yesus dengan menyerahkan segala beban hidup. Percayakanlah kepada-Nya! Ucapkanlah berulang-ulang dalam doamu "Tuhan keserahkan seluruh hidupku kepada-Mu, lakukanlah atas diriku apa yang Kauhendaki!". Selamat bermenung dan berbuat.

Lentera Batin

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon