Santo Katolik 1.0 Aplikasi Android

19 January 2016

Renungan Hari Jumat 22 Januari 2016

Renungan Hari Jumat 22 Januari 2016, Bagai Dua Sisi Koin, Renungan Harian, Santo Katolik Dot Com

Renungan Hari Jumat 22 Januari 2016


Bagai Dua Sisi Koin


    Umat Allah yang terkasih, semua orang pastilah mempunyai mimpi. Mimpi itu mendorong dan menggairahkan hidup seseorang untuk terus berusaha mewujudkannya. Namun, perlu disadari bahwa tak jarang perjuangan untuk mewujudkan mimpi itu mengalami banyak hambatan dan kendala. seharusnya, bagi mereka yang mempunyai komitmen, hambatan itu dijadikan sebagai sarana untuk mewujudkan mimpinya.

    Yesuspun juga mempunyai mimpi, yaitu mewujudkan Kerajaan Allah di dunia. Mimpi-Nya itu adalah rangkaian dari karya keselamatan Allah bagi manusia. Untuk memulai mewujudkan mimpi-Nya, Yesus terlebih dahulu membentuk sebuah komunitas kecil, yaitu komunitas para rasul. Dalam komunitas itu, Ia mengajar dan memberi nasihat, Ia hadir dan menguatkan, Ia mencintai dan mengasihi semua anggota-Nya tanpa terkecuali. Komunitas itu merupakan cikal bakal terbentuknya Kerajaan Allah di dunia. Setiap anggota dalam komunitas itu disatukan dalam ikatan cinta dan kasih yang menjadi dasar komunitas itu. Komunitas itu juga mempunyai tugas perutusannya, yitu mewartakan Injil dan mengusir kuasa kegelapan (setan-setan). Kedua tugas perutusan itu bagaikan dua sisi koin yang tak mungkin dipisahkan. Untuk mewartakan Injil kepada orang lain, para pewarta dituntut buntuk terlebih dahulu menghidupi Injil dan menolak segala godaan yang datang dari si jahat. Bagaiman mungkin, orang mewartakan Injil tetapi dalam hidupnya selalu dipenuhi dengan kuasa kejahatan, seperti kerakusan dan egoisme?

    Umat Allah yang terkasih, komunitas para Rasul itu berkembang menjadi Gereja. Sebagai anggota Gereja, kita juga dituntut untuk melaksanakan kedua tugas perutusan itu. namun, apakah kita sudah terlebih dahulu menghidupi Injil dan menolak segala godaan si jahat, terutama dalam hidup kita sehari-hari? Mari bermenung.


BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon