07 January 2016

Renungan Hari Minggu 10 Januari 2016

Renungan Hari Minggu 10 Januari 2016, Membuka tali kasut-Nya pun, aku tidak layak, Renungan Harian, Santo Katolik Dot ComRenungan Hari Minggu 10 Januari 2016

Membuka tali kasut-Nya pun, aku tidak layak

    Sebegitu agungnyakah Dia yang dibaptis oleh Yohanes Pembaptis sehingga ia mengungkapkan, 'membuka tali kasut-Nya pun, aku tidak layak'. Sungguh suatu pengakuan yang menggambarkan kerendahan hatinya yang sangat dalam. Pada saat itu, Yohanes dikenal sebagai suara yang berseru di padang gurun, luruskanlah jalan bagi Tuhan! Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis! Banyak orang berbondong-bondong meminta dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan. Baptisan Yohanes adalah baptisan 'pertobatan'.

    Yesus rupanya menjadi salah satu di antara orang banyak yang datang ke Yohanes di sungai Yordan. Mau bertobatkah Yesus? Tidak! Dia adalah Allah yang menjelma menjadi menusia, sama dengan kita kecuali dalam hal dosa. Kalau begitu mau apa Dia? Awalnya Yohanes menolak, tetapi akhirnya ia membaptis Dia, yang mahatinggi. Sungguh dari atas awan Allah Bapa berseru, "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kapada-Mulah Aku berkenan."

    Allah telah memperkenalkan, siapa Yesus. Dia adalah Allah Putera yang sangat dikasihi Bapa dan seluruh hidupnya sungguh berkenan bagi Bapa. Hidup-Nya untuk melaksanakan kehendak Bapa, menebarkan kasih yang menyelamatkan semua manusia. Dia telah melawati seluruh umat-Nya dan hadir dalam kerendahan hati-Nya, minta dibaptis oleh Yohanes. Di sinilah Yohanes menunjukkan sikapnya yang sesungguhnya yakni pribadi yang rendah hati, pribadi yang sungguh tahu perutusannya yakni memperkenalkan Yesus kepada semua orang.

    Untuk mengenal Yesus dan menerima-Nya, dibutuhkan kerendahan hati, berani membuka mata hati untuk mengenal Yesus, Sang Almasih. Marilah kita membuka mata hati kita dengan rendah hati dan mengenal Yesus yang senantiasa hadir dalam hidup kita.

Ya Tuhan, ajarilah kami rendah hati agar kami mampu mengenal Yesus Putera-Mu dan mengikuti Dia dalam hidup kami setiap harinya. Amin.

Lentera Batin

1 komentar so far

Terima kasih, buat pengurus laman SantoKatolik.com

BERI KOMENTAR

Silahkan beri komentar dengan bijak
EmoticonEmoticon